Sabtu, 28 Maret 2026 – 19:01 WIB
Jakarta, VIVA – Analis Politik Senior Boni Hargens menggelar doa bersama bersama ratusan anak yatim dan warga sekitar dalam suasana Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah di kediamannya, Rumah Perdamaian di Depok, Jawa Barat. Acara ini khusus ditujukan untuk perdamaian dunia yang kondisinya sedang tidak baik. Selain berdoa, Boni Hargens juga membagikan santunan untuk anak-anak yatim.
"Dunia kita saat ini sedang tidak baik-baik, ada perang Amerika-Israel melawan Iran, perang Rusia melawan Ukraina yang belum selesai. Semua ini menciptakan ketidakstabilan global yang bisa berdampak pada situasi dalam negeri Indonesia," ujar Boni Hargens dalam sambutannya.
Boni menegaskan perang telah mengakibatkan dampak negatif bagi kehidupan manusia dan lingkungan. Kondisi di Timur Tengah dan dampaknya terhadap dunia global, katanya, sudah menunjukkan banyak bukti tentang dampak buruk dari perang.
Karena itu, kata Boni, salah satu cara mulia yang bisa dilakukan adalah berdoa kepada Tuhan agar dunia menjadi lebih baik. Hanya Tuhan Sang Pencipta yang bisa membuat dunia membaik.
"Kita juga berdoa agar Tuhan memberikan kebijaksanaan kepada para pemimpin dunia, terutama yang terlibat perang, agar lebih mengutamakan dialog daripada kekerasan dalam menyelesaikan masalah," tutur Boni.
Lebih lanjut, Boni mengatakan dirinya lebih memilih kegiatan sosial dan doa dibandingkan membuat teori atau analisis yang menyudutkan pemerintah. Ia yakin pemerintah sedang berjuang mengantisipasi dampak perang terhadap Indonesia.
Karena itu, dia mengajak masyarakat Indonesia untuk terus berdoa agar Tuhan memberkati perjuangan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat demi kebaikan bangsa dan perdamaian dunia.
"Jika ahli lain mengajukan hipotesis yang sering menimbulkan keresahan dan menyudutkan pemerintah, kami memilih kegiatan sosial dan mengajak masyarakat berdoa untuk kebaikan bangsa dan perdamaian dunia," pungkas Boni.
—
Bursa Asia Dibuka Beragam saat Sinyal Damai AS-Iran Masih Samar
Harga Emas Dunia Pulih, Naik 2 Persen saat Minyak Terkoreksi
Bursa Asia Kinclong Respons Klaim Trump Soal Sinyal Damai AS-Iran
—
Harga Minyak Global Naik saat Iran Tolak Damai dengan AS
Harga minyak dunia melonjak hingga 3,8 persen setelah Iran menolak proposal damai AS. Ketegangan meningkat dan pasar energi global kembali diliputi ketidakpastian.
VIVA.co.id
26 Maret 2026