Jumat, 27 Februari 2026 – 02:30 WIB
VIVA – Ada beberapa orang yang memang tidak boleh menjalankan puasa Ramadan, contohnya adalah perempuan yang sedang haid.
Membahas haid dan Ramadan, banyak perempuan kemudian menanyakan tentang hukum puasa setelah haid, khususnya jika mereka belum sempat mensucikan diri sebelum azan Subuh. Ada anggapan umum bahwa mandi wajib harus dilakukan sebelum Subuh agar puasanya sah.
Contohnya, azan Subuh hari ini berkumandang jam 04.30 WIB, tapi pada jam 04.15 WIB belum mandi besar untuk bersuci. Lalu, bagaimana hukumnya? Apa puasanya tetap sah?
Melansir saluran YouTube NU Online, dijelaskan bahwa ulama mencatat bahwa ‘saat darah haid berhenti, segala sesuatu masih berjalan’. Apa yang diharamkan saat haid masih berlaku kecuali dua hal, salah satunya adalah puasa.
“Simpelnya, andai waktu subuh jam 04.30, kemudian jam 04.25 kamu sudah bisa pastikan darah haidnya berhenti, ya sudah tinggal niat puasa. Masalah mandi itu saat kamu mau shalat baru nanti diperlukan mandi wajib,” jelas Gus Chabib Thowas Ainul Yaqin, dikutip Jumat 27 Februari 2026.
Dia menambahkan bahwa jika seseorang berniat puasa setelah haid atau sebelum mandi wajib, itu tidak masalah. Kata dia, yang penting adalah saat darah berhenti, baik nifas maupun haid, orang tersebut sudah berniat dan kemudian menjalankan puasa Ramadan.
“Kalau masalah niat puasa dalam kondisi haid atau belum mandi wajib nggak masalah, yang penting fokusnya saat darah itu berhenti, ya sudah niat lalu jalankan puasa,” kata dia.
Ada hal penting yang perlu diperhatikan terkait puasa setelah haid atau nifas, terutama soal waktu darah berhenti. Jika darah berhenti sebelum Subuh, meski belum sempat mandi besar, puasa tetap bisa dilanjutkan karena dari fajar sampai maghrib, tubuh sudah dianggap suci.
Namun, lain halnya jika darah baru berhenti beberapa menit setelah fajar. Dalam kondisi ini, masih ada bagian waktu di mana puasa tidak diperbolehkan karena Anda belum sepenuhnya suci. Jadi, waktu berhentinya darah menjadi faktor penting untuk menentukan kapan puasa bisa sah dijalankan.
“Lain halnya saat meskipun lewat 10 menit melewati fajar baru berhenti, nah ini masih ada bagian di mana Anda masih dilarang untuk berpuasa. Kalau berhentinya sebelum masuk subuh ya sudah, meskipun belum mandi besar maka lanjutkan puasa karena ada masa Anda posisi suci dari mulai terbit fajar sampai nanti terbenam matahari,” kata dia.