loading…
Sebuah jet tempur siluman F-35 AS jatuh di Nevada, dua pekan setelah Iran menembak jet tempur serupa milik AS selama pertempuran berlangsung. Foto/Senior Airman Lauren Clevenger/Pangkalan Udara Nellis
WASHINGTON – Sebuah jet tempur siluman F-35 Amerika Serikat (AS) yang ditugaskan di Pangkalan Angkatan Udara Nellis jatuh di Nevada Test and Training Range (NTTR). Pilotnya berhasil melontarkan diri dan mengalami cedera.
Kecelakaan ini terjadi pada 31 Maret, namun baru dikonfirmasi oleh militer AS pada Rabu (1/4/2026). Ini menjadi insiden yang kesekian kali bagi jet tempur canggih dan mahal Amerika tersebut.
Baca Juga: 16 Pesawat AS Hancur dan Lumpuh dalam Perang Iran, Citra Superpower Amerika Remuk
Pejabat dari Sayap ke-57 di Pangkalan Angkatan Udara Nellis mengatakan pesawat tempur itu jatuh selama misi pelatihan rutin.
Menurut laporan KSNV News 3, pesawat tersebut mengalami kesulitan bermanuver sekitar tengah hari waktu setempat.
Pencarian pilot diluncurkan segera setelah pelontaran diri. Pangkalan Angkatan Udara Nellis mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi kira-kira 25 mil timur laut Indian Springs, Nevada, di dalam wilayah udara yang dikendalikan dan dibatasi oleh NTTR.
NTTR, yang membentang lebih dari 5.000 mil persegi dan 2,9 juta hektare, adalah salah satu kompleks pelatihan militer terbesar dan tercanggih di dunia. Area ini mendukung pelatihan tempur realistis, simulasi ancaman, dan latihan besar seperti Red Flag.