Banyak harapan bergantung pada Pram dan Doel di Jakarta

Tomat di meja berbungkus biru
Manisan jambu gantung di bambu
Selamat bekerja gubernur baru
Muliakan dirimu, sejahterakan rakyatmu

Keempat baris pantun ini dinyanyikan oleh aktivis budaya Betawi Yahya Andi Saputra untuk menyambut Pramono Anung dan Rano Karno sebagai gubernur dan wakil gubernur Jakarta yang baru.

Saputra menulis baris tersebut untuk mengucapkan selamat kepada pemimpin baru untuk lima tahun ke depan sambil mengingatkan mereka untuk menghormati posisi mereka dengan membantu lebih dari 10 juta penduduk Jakarta sejahtera.

Kata-katanya sempurna mencerminkan keinginan warga Jakarta untuk melihat para pemimpin baru mereka memenuhi janji kampanye mereka melalui tindakan nyata.

Presiden Prabowo Subianto melantik Pram dan Doel bersama dengan 959 pemimpin daerah lainnya dalam sebuah upacara tunggal di Istana Kepresidenan di Jakarta pada hari Kamis.

Setelah pelantikan, Pram dan Doel menuju Balai Kota Jakarta. Mereka tiba sekitar pukul dua belas siang waktu setempat, mengenakan pakaian putih dan ditemani oleh istri mereka.

Saat kedatangan mereka, mereka menerima sambutan gaya Betawi yang meriah, dengan pertunjukan musik dan palang pintu.

Mereka kemudian menuju ke paviliun balai, di mana mereka disambut hangat oleh tokoh agama yang telah menantikan kedatangan mereka dengan penuh antusias.

Mantan gubernur Jakarta juga hadir, termasuk Sutiyoso, Fauzi Bowo, Basuki Tjahaja Purnama, dan Anies Baswedan, serta mantan gubernur pelaksana Teguh Setyabudi.

Di halaman balai kota, sebuah panggung besar menampilkan pesan selamat untuk Pram dan Doel. Panggung tersebut disiapkan untuk pesta rakyat yang direncanakan untuk siang hari.

Lagu Si Doel Anak Betawi dari serial TV terkenal Doel Anak Sekolahan yang dibintangi oleh wakil gubernur pada era 90-an diputar sebagai latar belakang.

MEMBACA  JPMorgan memimpin penjamin pada sebagian kesepakatan untuk membeli investor pengendali di WWE, Ultimate Fighting ChampionshipJPMorgan memimpin penjamin dalam bagian kesepakatan untuk membeli investor pengendali di WWE, Ultimate Fighting Championship

Kemudian dilakukan upacara serah terima kepemimpinan, di mana gubernur pelaksana Setyabudi memberikan tongkat gubernur kepada Pramono dan Rano.

“Semoga berhasil dalam tugas-tugas Anda,” kata Setyabudi kepada para penggantinya.

Sebagai balasannya, Gubernur Pramono berterima kasih kepada Setyabudi atas empat bulan pelayanan dirinya dan timnya di ibu kota.

Ia memuji mantan gubernur pelaksana itu karena telah bekerja dengan tim transisi kekuasaan untuk meletakkan dasar yang kokoh bagi 40 program prioritas yang akan diimplementasikan oleh pemerintahan baru dalam 100 hari pertama.

Pram menegaskan kepada pers bahwa pemerintahannya akan menyambut kritik, menyebutnya sebagai “vitamin.”

Kedatangan para pemimpin baru telah membangkitkan harapan dan ekspektasi baru di antara warga Jakarta, termasuk Saputra.

Seperti yang tercermin dalam pantunnya, Saputra berharap Pram dan Doel dapat membuat kehadiran mereka dirasakan di antara rakyat.

Ia ingin para pemimpin baru tersebut merasakan apa yang dirasakan oleh warga Jakarta, mendengarkan suara-suara mereka, dan menjadi bagian integral dari komunitas Jakarta.

Pram dan Doel juga diharapkan dapat memenuhi harapan warga Jakarta untuk sebuah kota yang nyaman yang diperintah oleh administrasi yang bersih, bertanggung jawab, dan dapat diandalkan.

Saputra mengatakan bahwa ia telah lama mendambakan pemimpin yang membuktikan nilai mereka melalui tindakan, bukan hanya kata-kata.

Sebagai seorang aktivis budaya, penduduk Jakarta ini menyatakan harapannya agar gubernur dan wakil gubernur baru fokus lebih pada mempromosikan dan melestarikan budaya dan seni Betawi, termasuk mengintegrasikannya ke dalam kurikulum sekolah di semua tingkatan.

Ia mengatakan bahwa mata pelajaran yang terkait dengan masyarakat Betawi dan budayanya harus menjadi mata pelajaran wajib.

Harapan ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017, yang mewajibkan negara dan rakyat untuk menjaga keragaman budaya Indonesia.

MEMBACA  Salshabilla Adriani Mengungkapkan Tentang Hubungan Halal: Romantisme Pengantin Baru Terbongkar!

Institut Budaya Betawi (LKB) telah mendesak pemerintah untuk menerapkan undang-undang tersebut dengan sungguh-sungguh demi kepentingan budaya dan tradisi Betawi, yang diamati oleh warga Jakarta dan penduduk di sekitar wilayah tersebut.

Tugas mendesak lainnya menunggu Pram dan Doel: mengatasi masalah lalu lintas dan transportasi perkotaan Jakarta.

Selama kampanyenya, Pram menegaskan tekadnya untuk mendorong lebih banyak warga Jakarta beralih ke transportasi publik.

Komitmen tersebut sangat disambut baik oleh Institute for Transportation Studies (INSTRAN), yang mencatat bahwa beberapa instrumen hukum mendukung rencana Pram untuk mobilitas perkotaan di Jakarta.

Peraturan Daerah Jakarta Nomor 1 Tahun 2012 tentang Tata Ruang 2030 bertujuan agar 60 persen penduduk menggunakan transportasi publik, dengan kecepatan rata-rata minimum 35 kilometer per jam di jalan-jalan kota.

Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2018 tentang Rencana Induk Transportasi untuk Wilayah Jakarta Raya menetapkan target yang sama: setidaknya 60 persen mobilitas di wilayah tersebut harus didukung oleh transportasi publik.

Sementara itu, Peraturan Daerah Jakarta Nomor 5 Tahun 2014 menetapkan bahwa hanya mereka yang memiliki garasi atau tempat parkir yang layak yang berhak memiliki kendaraan pribadi.

Ketentuan ini jelas menunjukkan bahwa visi Pram-Doel untuk Jakarta yang berorientasi pada transportasi publik sejalan dengan rencana jangka panjang kota untuk mengatasi kemacetan lalu lintas dan polusi udara.

Pram dan Doel telah mengambil tongkat kepemimpinan, membawa harapan dan ekspektasi dari jutaan warga Jakarta. Sekarang, giliran mereka untuk mempertahankan kepercayaan warga Jakarta dengan tindakan nyata dalam 100 hari pertama pelayanan mereka.