Kamis, 9 April 2026 – 13:38 WIB
Paris, VIVA – Pelatih Arne Slot mengaku Liverpool tidak bisa mengimbangi permainan Paris Saint-Germain setelah kalah 0-2 di leg pertama perempat final Liga Champions UEFA.
Bertanding di Parc des Princes, Liverpool langsung ditekan sejak awal. Gol cepat dari Desire Doue membuat tamu dibawah tekanan, sebelum Khvicha Kvaratskhelia menggandakan keunggulan di babak kedua.
Sepanjang laga, PSG tampil dominan dengan penguasaan bola dan intensitas tinggi. Liverpool bahkan kesulitan keluar dari tekanan dan lebih banyak bertahan.
Slot tidak menampik kondisi itu. Dia bilang timnya memang lebih banyak dalam mode bertahan menghadapi agresivitas PSG. "Kami berada dalam mode bertahan di sebagian besar pertandingan," ujar Slot.
Menurutnya, kualitas PSG yang merata disemua lini bikin Liverpool sulit mengembangkan permainan. Kecepatan pemain sayap tuan rumah jadi ancaman yang susah diantisipasi.
Upaya Slot mengubah taktik dengan menambah kekuatan di belakang juga belum berhasil maksimal. Setiap coba menekan tinggi, Liverpool malah kehilangan bentuk dan membuka ruang buat lawan.
Meski kalah dua gol tanpa balas, Slot tegaskan peluang timnya belum tertutup. Dia taruh harapan besar pada leg kedua di Anfield. "Sepak bola selalu memberi kemungkinan. Kami masih punya kesempatan di kandang," katanya.
Liverpool sekarang wajib menang dengan selisih minimal dua gol saat jemu PSG jika mau lolos ke semifinal. Pemenang laga ini akan hadapi Bayern Munich atau Real Madrid.
Dengan tekanan besar di leg kedua, Anfield kembali diharap jadi faktor penentu bagi The Reds untuk balikkan keadaan dan jaga mimpi di Liga Champions musim ini.
Jalannya Pertandingan
PSG langsung tampil menekan sejak awal dan buka keunggulan cepat di menit ke-11. Desire Doue cetak gol setelah manfaatkan pergerakan Ousmane Dembele. Tembakannya sempet mengenai pemain Liverpool sebelum kecipak Giorgi Mamardashvili. Skor jadi 1-0.