Antisipasi Puncak Arus Balik 2026, Kemacetan Mulai Merambat di Tol Jakarta–Cikampek

Senin, 23 Maret 2026 – 17:10 WIB

Sejumlah kendaraan pemudik melintas di tol Cipali, Palimanan, Cirebon, Jabar / Ilustrasi mudik.
Foto: ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

Pelni Ungkap Puncak Arus Balik! 27 Ribu Penumpang Diprediksi Membludak di Tanggal Ini

Cikampek, VIVA – Memasuki akhir libur Lebaran, arus balik mudik mulai meningkat di berbagai jalur utama. Khususnya di ruas tol Trans Jawa dan jalur arteri. Peningkatan volume kendaraan diperkirakan akan mencapai puncaknya dalam beberapa hari kedepan, seiring berakhirnya masa cuti bersama.

Kabar terbaru, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) meningkatkan kesiapan layanan untuk menghadapi arus balik Idulfitri 1447 H/2026. Terutama di ruas Tol Jakarta–Cikampek yang menjadi jalur utama kendaraan dari arah Timur Trans Jawa menuju Jakarta.

Berdasarkan data, lonjakan arus kendaraan mulai terlihat. Pada Shift 1, 23 Maret 2026, tercatat 12.624 kendaraan melintas dari arah Timur menuju Jakarta lewat Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama. Angka ini naik 49,75 persen dibanding lalu lintas normal yang sekitar 8.442 kendaraan.

Minta Jatah THR, Bilqis Kena Omel Ayu Ting Ting saat Lebaran

Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, menyatakan pihaknya telah menyiapkan langkah strategis untuk menjaga kelancaran arus balik. Koordinasi dengan kepolisian dan pihak terkait dilakukan secara intensif.

"JTT terus berkoordinasi intens bersama Kepolisian dan stakeholder terkait untuk memastikan pengambilan keputusan rekayasa lalu lintas dilakukan secara cepat dan tepat sesuai kondisi dilapangan," kata Ria Marlinda.

Selain itu, JTT mengoptimalkan layanan operasional dan menempatkan personel di titik-titik penting sepanjang ruas Trans Jawa. Upaya ini untuk mengantisipasi kepadatan yang berpotensi terjadi selama arus balik.

Di GT Cikampek Utama, sebanyak 22 gardu tol dioperasikan untuk melayani kendaraan ke Jakarta. JTT juga menyiapkan akses tambahan lewat GT Cikampek Utama 8 untuk membantu mendistribusikan arus kendaraan supaya lebih merata.

MEMBACA  Polda Metro menangkap 3 Pegawai Negeri Sipil Maluku Utara Terkait Narkoba

51 Ribu Orang Tiba di Jakarta dengan Kereta Hari Ini

Dalam situasi tertentu, rekayasa lalu lintas seperti contraflow dan sistem satu arah (one way) akan diberlakukan secara situasional, menyesuaikan kondisi.

Pengguna jalan tol diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan menghindari waktu puncak. Selain itu, pengendara diharapkan memastikan kondisi kendaraan prima, bahan bakar cukup, dan saldo uang elektronik tersedia.

Penggunaan rest area juga disarankan secara bijak. Penting bagi pengguna jalan untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas demi menjaga keselamatan selama perjalanan.

Halaman Selanjutnya

Tinggalkan komentar