Tanjungpinang, Kepulauan Riau (ANTARA) – TNI Angkatan Laut, melalui Gugus Tempur Laut (Guspurla) Komando Armada I, melaksanakan latihan tempur terpadu di Selat Singapura. Ini menegaskan kembali komitmen mereka terhadap kedaulatan dan keamanan maritim nasional.
Latihan ini melibatkan elemen kendali operasional (BKO), termasuk KRI Surik-645 dan pesawat patroli P-8203, untuk memperkuat koordinasi antara operasi laut dan udara di wilayah perbatasan strategis tersebut.
“Latihan berfokus pada peningkatan kesiapan tempur dan profesionalisme prajurit di tengah dinamika keamanan maritim yang tinggi di jalur pelayaran internasional Selat Singapura,” kata Komandan Satgas Komando Armada I Laksamana Pertama Nurlan, Senin malam di Tanjungpinang.
Dia menekankan pentingnya kolaborasi antara kapal perang dan pesawat patroli maritim untuk memastikan pengawasan yang efektif dan respons cepat terhadap potensi ancaman di laut.
Latihan yang dilaksanakan secara sistematis sejak Minggu (1 Maret) ini, dimulai dengan pengecekan komunikasi untuk memastikan koordinasi yang lancar, dilanjutkan dengan prosedur penyatuan udara (air joining procedures/AJP) untuk mengintegrasikan pesawat ke dalam konvoi satuan tugas.
Latihan pertahanan udara, termasuk skenario latihan 320 untuk melacak pesawat, dilakukan sebagai bagian dari simulasi pertahanan berlapis. Semua kegiatan berlangsung dengan aman dan sesuai rencana.
Koordinasi yang kuat antara elemen laut dan udara menunjukkan kesiapan operasional BKO Guspurla Komando Armada I untuk misi-misi gabungan.
“Evaluasi dilakukan di setiap tahap untuk mengukur efektivitas dan mengidentifikasi area perbaikan,” ujar Nurlan.
Dia menekankan pentingnya latihan yang konsisten di area operasi dengan tetap mengutamakan keselamatan personel dan peralatan.
Penekanan ini sejalan dengan arahan pimpinan Komando Armada I agar semua satuan melaksanakan latihan di sektor patroli yang sama dan melakukan evaluasi pasca-latihan untuk menjaga kesiapan tempur yang optimal.
Berita terkait: Batam lihat peluang baru dari perkembangan SEZ Johor-Singapura
Berita terkait: Zona Johor-Singapura di contoh dari kesuksesan SEZ Indonesia: Hartarto
Berita terkait: Indonesia dan Singapura bahas keamanan pelayaran di Selat Malaka
Penerjemah: Ogen, Rahmad Nasution
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026