Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Deretan Asian Scientist 100

loading…

Peneliti dari Swiss German University (SGU) Della Rahmawati masuk dalam daftar 100 Asian Scientist Magazine. Foto: Ist

JAKARTA – Peneliti dari Swiss German University (SGU), Della Rahmawati, berhasil masuk dalam daftar 100 Asian Scientist Magazine. Penghargaan ini diberikan atas kontribusinya yang signifikan dalam bidang sains, inovasi, serta kepemimpinan di dunia akademik dan industri.

Prestasi ini menambah panjang rekam jejak internasional perempuan yang kini menjabat sebagai Kepala Program Studi S1 Food Technology SGU. Sebelumnya, pada 11 November 2024, Della juga menerima penghargaan bergengsi L’Oreal-UNESCO For Women in Science Award atas penelitiannya tentang solusi nutrisi bagi ibu hamil dan anak-anak di Indonesia melalui pemanfaatan pangan lokal.

Baca juga: Peneliti Indonesia Kembali Temukan Jenis Baru Rafflesia

Sejak tahun 2014, Della fokus pada penelitian sumber pangan lokal bernutrisi tinggi yang mudah diakses masyarakat. Penelitiannya mencakup pengembangan produk pangan inovatif, seperti taburan mirip nori furikake berbahan kelakai, tanaman paku liar khas Palangkaraya, serta tempe non-kedelai berbahan kacang-kacangan lain.

“Kedua bahan ini memiliki kandungan nutrisi penting dan menunujukan potensi besar kekayaan hayati Indonesia dalam mendukung kesehatan masyarakat,” ujar Della, Selasa (26/5/2026).

Dalam proses penelitian, Della melakukan eksplorasi langsung ke berbagai wilayah di Indonesia untuk mempelajari karakteristik kelakai di habitat aslinya, mulai dari tanah mineral hingga kawasan hutan gambut.

Penelitian lapangan itu bahkan membawanya menjangkau daerah terpencil menggunakan perahu kecil untuk mengambil sampel tanman. “Melihat langsung keragaman sumber daya alam Indonesia membuka perspektif baru tentang besarnya potensi pangan lokal yang kita miliki,” katanya.

MEMBACA  Kemenkum Sahkan Kepengurusan Dekopin, Bambang Haryadi sebagai Ketua dan Gilang Juragan 99 sebagai Sekjen

Tinggalkan komentar