Ancaman untuk Menghancurkan Peradaban Iran Sangat Tidak Bermoral

Rabu, 8 April 2026 – 05:00 WIB

VIVA – Ketegangan global semakin memuncak setelah pernyataan kontroversial Donald Trump yang mengancam “kehancuran peradaban” Iran mendapatkan kecaman yang luas. Dari Vatikan, Paus Leo XIV menjadi salah satu tokoh yang paling vokal, mengatakan ancaman tersebut tidak dapat diterima, baik secara moral maupun menurut hukum internasional.

Berbicara dari Castel Gandolfo, Italia, Paus Leo merespons langsung ultimatum Trump yang menyebut “seluruh peradaban akan musnah malam ini” jika Iran tidak membuka kembali Selat Hormuz.

“Hari ini ada ancaman terhadap seluruh penduduk Iran. Ini benar-benar tidak bisa diterima,” kata Paus Leo, seperti dikutip dari AP News.

Ancaman itu, lanjut Paus Leo, tidak hanya menarget pemerintah, tetapi juga rakyat sipil. Serangan terhadap infrastruktur seperti pembangkit listrik, jembatan, dan fasilitas umum jelas melanggar hukum internasional dan tidak dapat dibenarkan dalam keadaan apapun.

Lebih jauh, Paus Leo menekankan bahwa masalah ini bukan cuma isu geopolitik biasa.

“Ini bukan hanya soal hukum internasional, tetapi juga masalah moral untuk kebaikan semua manusia,” tegasnya.

Ia pun mengingatkan kembali seruannya saat Paskah, agar dunia tidak terjebak dalam lingkaran kekerasan.

“Kita harus selalu mencari perdamaian, bukan kekerasan. Menolak perang, terutama perang yang oleh banyak pihak dianggap tidak adil dan hanya meningkatkan penderitaan tanpa menyelesaikan masalah,” ujarnya.

Paus Leo juga menyoroti dampak paling nyata dari konflik, yaitu penderitaan warga sipil mulai dari anak-anak, orang tua, hingga orang sakit yang menjadi korban paling rentan.

Di tengah situasi yang semakin panas, ia mendesak para pemimpin dunia untuk segera meredakan ketegangan dan kembali ke jalur diplomasi. Bahkan, ia mengajak masyarakat global untuk ikut bersuara.

MEMBACA  Ela Siti Nuryamah-Azwar Hadi Memenangkan dengan 64,84%

“Setiap orang harus mendorong pemimpin politik mereka untuk mengakhiri konflik ini,” harap Paus Leo.

Ancaman Trump Picu Kekhawatiran Global

Sebelumnya, Donald Trump mengeluarkan ultimatum keras kepada Iran. Dia memperingatkan bahwa jika tuntutannya tidak dipenuhi, Amerika Serikat siap melancarkan serangan besar-besaran yang bisa menghancurkan infrastruktur vital negara tersebut.

“Seluruh peradaban akan mati malam ini, dan tidak akan pernah bisa dibangkitkan kembali,” tulis Trump dalam postingannya.

Pernyataan itu memicu kekhawatiran global karena dianggap membuka peluang untuk tindakan yang mungkin melanggar hukum perang dan mengarah pada kejahatan kemanusiaan.

Tinggalkan komentar