Ancaman PHK 9.000 Karyawan Mengintai Indonesia dalam Tiga Bulan Lagi Ratusan Pekerja Sudah Kehilangan Pekerjaan

KSPI ngungkapin bahwa dalam tiga bulan ke depan bakal ada PHK terhadap sekitar 9.000 pekerja di setidaknya 10 perusahaan. Foto/Dok

JAKARTA – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bareng Partai Buruh ngungkapin bahwa dalam tiga bulan ke depan bakal terjadi PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) terhadap sekitar 9.000 pekerja di setidaknya 10 perusahaan. Wakil Presiden KSPI, Kahar S. Cahyono negesin, bahwa saat ini udah ada ratusan karyawan yang kena dampak.

KSPI nyatet beberapa perusahaan yang udah melakukan PHK pada Mei 2026, yaitu di Kabupaten Serang, PT Nikomas Gemilang melakukan PHK terhadap 249 pekerja, PT Parkland World Indonesia 2 terhadap 223 pekerja, dan PT Sinhwa Bis terhadap 176 pekerja. Di Jawa Timur, showroom dan bengkel Toyota Asri Motor (PT dan CV) juga dilaporin melakukan PHK terhadap sekitar 200 pekerja.

Baca Juga:

“Beberapa waktu lalu kami udah ngelingetin bahwa di bawah bayang-bayang perang dan ketidakpastian ekonomi global, Indonesia ngadepin ancaman PHK besar-besaran. Saat itu kami memperkirakan dalam tiga bulan ke depan bakal ada PHK terhadap sekitar 9.000 pekerja di setidaknya 10 perusahan. Hari ini, ancaman itu bukan lagi prediksi. Gelombang PHK udah beneran terjadi,” jelas Kahar dalam keterangan resminya, Sabtu (23/5/2026).

Dia nyebut, data ini makin nguatin catatan Kementerian Ketenagakerjaan RI yang nunjukin bahwa sejak Januari sampai April 2026, sebanyak 15.425 pekerja udah kena PHK. Jumlah itu naik 83,9 persen dibanding data Januari–Maret 2026 yang tercatat sebanyak 8.389 orang.

MEMBACA  10 Maskapai Paling Aman di Dunia Tahun 2025: Siapa yang Menduduki Posisi Puncak?

Tinggalkan komentar