Anak Rewel karena Medsos Dibatasi? Begini Cara Mengatasinya

JAKARTA – Tanggal 28 Maret 2026 nanti, Kementerian Komunikasi dan Informatika akan mulai terapkan pembatasan media sosial untuk anak dibawah umur 16 tahun. Menyikapi hal ini, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin kasih beberapa tips ke orang tua buat menghadapi kemungkinan anak jadi tantrum.

Tips ini dibagiin Budi bareng Menteri Komunikasi dan Informatika Meutya Hafid di konten Budi Gemar Sharing #BGS.

"Ibu-ibu, tolong diingatkan bahwa nanti mulai 28 Maret, akun anak-anak dibawah 16 tahun di platform berisiko tinggi akan dinonaktifkan," kata Budi.

Budi ngak menampik kalo sekarang anak-anak di Indonesia udah sangat tergantung sama HP dan media sosial, jadi berpotensi marah atau tantrum kalo aksesnya dibatasi. Makanya, dia bagiin tiga cara yang bisa dilakukan orang tua:

  1. Komunikasi yang Jelas dan Konsisten: Jelasin alasan pembatasan dengan bahasa yang mudah dimengerti anak. Jangan plin-plan dengan aturan yang sudah dibuat.
  2. Ajak Diskusi dan Cari Aktivitas Pengganti: Ajak anak ngobrol tentang dampak negatif medsos berlebihan. Tawarin kegiatan lain yang seru, seperti olahraga, main diluar, atau hobi baru.
  3. Berikan Contoh yang Baik: Orang tua juga harus bisa batasi pemakaian gadget sendiri di depan anak. Tunjukin kalau kita juga bisa hidup tanpa terus-terusan pegang HP.
MEMBACA  Cara Menonton Siaran Langsung Piala Dunia Cricket T20: India vs. Bangladesh dari Mana Saja

Tinggalkan komentar