Airlangga Mendukung Usulan Pemajuan Pilkada ke Bulan September

Minggu, 28 Januari 2024 – 00:43 WIB

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto setuju dengan usulan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 dimajukan dari November ke September. Foto: Golkar.

jpnn.com – JAMBI – Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyoroti usulan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 dimajukan dari November ke September.

Airlangga menyebut setuju dengan usulan tersebut.

Dia juga menyatakan Fraksi Golkar di DPR segera menyatakan persetujuan memajukan jadwal pilkada serentak.

“Golkar setuju (Pilkada) untuk maju di Bulan September,” ujar Airlangga seusai menghadiri Konsolidasi Kader Partai Golkar Jambi, di Grand Central Hotel, Sabtu (27/1).

Menurut Airlangga, Fraksi Golkar di DPR sudah menyepakati usulan revisi Undang-Undang Pilkada menjadi Rancangan Undang-Undang inisiatif DPR.

Salah satu poin dalam revisi UU Pilkada yang disepakati akhir 2023 lalu, soal memajukan jadwal pilkada dari November menjadi September 2024.

Ketua KPU Hasyim Asy’ari sebelumnya juga mengatakan jadwal pilkada masih bisa berubah.

Dalam Rancangan PKPU tentang tahapan jadwal penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Butapi, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2024, memang masih disebut pemungutan suara dilakukan 27 November 2024.

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto setuju pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 dimajukan dari November ke September.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Airlangga Mendukung Usulan Pemajuan Pilkada ke Bulan September

Minggu, 28 Januari 2024 – 00:43 WIB

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto setuju dengan usulan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 dimajukan dari November ke September. Foto: Golkar.

jpnn.com – JAMBI – Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyoroti usulan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 dimajukan dari November ke September.

MEMBACA  Meningkatkan Efisiensi Petani, PTPN IV PalmCo Menargetkan Memulihkan 60 Ribu Hektar Perkebunan Kelapa Sawit yang Sudah Tua

Airlangga menyebut setuju dengan usulan tersebut.

Dia juga menyatakan Fraksi Golkar di DPR segera menyatakan persetujuan memajukan jadwal pilkada serentak.

“Golkar setuju (Pilkada) untuk maju di Bulan September,” ujar Airlangga seusai menghadiri Konsolidasi Kader Partai Golkar Jambi, di Grand Central Hotel, Sabtu (27/1).

Menurut Airlangga, Fraksi Golkar di DPR sudah menyepakati usulan revisi Undang-Undang Pilkada menjadi Rancangan Undang-Undang inisiatif DPR.

Salah satu poin dalam revisi UU Pilkada yang disepakati akhir 2023 lalu, soal memajukan jadwal pilkada dari November menjadi September 2024.

Ketua KPU Hasyim Asy’ari sebelumnya juga mengatakan jadwal pilkada masih bisa berubah.

Dalam Rancangan PKPU tentang tahapan jadwal penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Butapi, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2024, memang masih disebut pemungutan suara dilakukan 27 November 2024.

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto setuju pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 dimajukan dari November ke September.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Airlangga Mendukung Usulan Pemajuan Pilkada ke Bulan September

Minggu, 28 Januari 2024 – 00:43 WIB

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto setuju dengan usulan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 dimajukan dari November ke September. Foto: Golkar.

jpnn.com – JAMBI – Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyoroti usulan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 dimajukan dari November ke September.

Airlangga menyebut setuju dengan usulan tersebut.

Dia juga menyatakan Fraksi Golkar di DPR segera menyatakan persetujuan memajukan jadwal pilkada serentak.

“Golkar setuju (Pilkada) untuk maju di Bulan September,” ujar Airlangga seusai menghadiri Konsolidasi Kader Partai Golkar Jambi, di Grand Central Hotel, Sabtu (27/1).

Menurut Airlangga, Fraksi Golkar di DPR sudah menyepakati usulan revisi Undang-Undang Pilkada menjadi Rancangan Undang-Undang inisiatif DPR.

MEMBACA  Akankah Taruhan Wilders Mundur dari Koalisi Pemerintah Belanda Terbayar? | Sayap Kanan Jauh Catatan: "Sayap Kanan Jauh" digunakan sebagai padanan umum untuk "The Far Right" dalam konteks politik Indonesia, meskipun istilah seperti "Ekstrem Kanan" juga dapat dipakai tergantung nuansa. Penyempurnaan Visual: Font: Gunakan bold untuk judul utama (Akankah...Terbayar?) dan italik untuk subjudul (Sayap Kanan Jauh). Spasi: Jarak antar baris diperlebar untuk keterbacaan. Alignment: Rata kiri dengan indentasi minimalis (jika format mendukung). Contoh tata letak ideal: Akankah Taruhan Wilders Mundur dari Koalisi Pemerintah Belanda Terbayar? Sayap Kanan Jauh (Tanpa tambahan penjelasan atau komentar dari saya, sesuai permintaan.)

Salah satu poin dalam revisi UU Pilkada yang disepakati akhir 2023 lalu, soal memajukan jadwal pilkada dari November menjadi September 2024.

Ketua KPU Hasyim Asy’ari sebelumnya juga mengatakan jadwal pilkada masih bisa berubah.

Dalam Rancangan PKPU tentang tahapan jadwal penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Butapi, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2024, memang masih disebut pemungutan suara dilakukan 27 November 2024.

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto setuju pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 dimajukan dari November ke September.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News