Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menekankan pentingnya peran multifungsi dari infrastruktur. Hal ini disampaikan setelah uji pendaratan dan lepas landas pesawat militer di jalan tol Sumatera berhasil dilaksanakan.
“Saya sudah sering katakan bahwa infrastruktur harus bersifat multifungsi, bisa untuk berbagai keperluan,” ujarnya di Jakarta, Kamis, setelah pesawat F-16 TNI AU berhasil bermanuver di Jalan Tol Trans-Sumatera sehari sebelumnya.
Dia mencontohkan bendungan, yang fungsinya tidak hanya untuk suplai air baku dan pengendalian banjir, tetapi juga jadi sumber energi terbarukan serta tempat olahraga dan pariwisata.
“Prinsip yang sama berlaku untuk jalan; jika kekuatan dan lebarnya memadai, mereka bisa digunakan sebagai landasan darurat pesawat, selain tentunya untuk pergerakan darat orang, barang, dan jasa,” tambah AHY.
Menteri itu lebih lanjut berpendapat bahwa sebagai negara dengan wilayah luas, Indonesia harus mempertimbangkan infrastruktur transportasi dasarnya sebagai sarana pendukung pertahanan.
“Membangun jalan dan jembatan yang cukup kuat dan lebar untuk pesawat tempur dapat memperkuat postur pertahanan negara. Selain itu, infrastruktur seperti itu memudahkan pesawat mencapai berbagai daerah, termasuk saat keadaan darurat bencana,” jelasnya.
Dalam hal ini, AHY menekankan pentingnya meningkatkan perencanaan infrastruktur untuk mendukung efisiensi anggaran.
“Saya yakin akan lebih baik jika setiap rupiah yang dikeluarkan untuk pembangunan menghasilkan infrastruktur dengan banyak tujuan dan peran,” tutupnya.
Pada Rabu (11 Feb), Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti mengonfirmasi bahwa ruas Tol Trans-Sumatera Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung telah berhasil digunakan untuk pesawat militer.
Dia menyatakan latihan yang melibatkan pesawat F-16 dan EMB-314 Super Tucano itu berlangsung di ruas tol sepanjang tiga kilometer di Provinsi Lampung. Hal ini membuktikan bahwa jalan tol memiliki nilai strategis lebih dari sekadar infrastruktur transportasi darat.
Sementara itu, Wakil Menteri Pertahanan Marsekal Muda (Purn.) Donny Ermawan Taufanto menyebut latihan ini sebagai yang pertama kalinya di Indonesia.
Berita terkait: Pemerintah bangun 454 toilet, renovasi 500 sekolah di daerah transmigrasi
Berita terkait: Indonesia percepat perbaikan infrastruktur pendidikan di Sumatera
Berita terkait: Kementerian prioritaskan menjaga konektivitas Sumatera pasca banjir
Penerjemah: Suharsana A, Tegar Nurfitra
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026