Ahmad Dhani Curiga Ada Pihak Ingin Membungkamnya Usai Unggah Bukti-Bukti Masa Lalu

Selasa, 5 Mei 2026 – 03:30 WIB

Jakarta, VIVA – Ahmad Dhani baru saja kehilangan akun Instagram pribadinya. Hilangnya akun Instagram milik Dhani dikabarkan bukan sekedar masalah teknis biasa. Musisi yang juga dikenal sebagai pentolan Dewa 19 itu justru mencurigai ada upaya untuk membungkam dirinya, terutama setelah ia menggunggah sejumlah konten yang menyinggung masa lalu.

Sejak awal, Ahmad Dhani sudah menghubungkan hilangnya akun tersebut dengan unggahan-unggahannya sebelumnya. Ia merasa ada pihak yang merasa terancam dengan apa yang ia sampaikan ke publik. Scroll ke bawah untuk menyimak artikel selengkapnya.

Dalam keterangannya kepada media, Dhani menyampaikan dugaan bahwa ada pihak yang merasa terancam dengan isi unggahannya.

“Bukan masalah diintervensi. Saya merasa ada yang ketakutan dengan postingan saya gitu. Kalau postingan itu salah, kan tinggal, tinggal, tinggal dilaporkan secara norma-norma di Instagram. Berarti kan postingan ini bener gitu, ada yang mencoba untuk membungkam itu gitu,” ujarnya kepada wartawan di Gedung Bareskrim Polri pada Senin, 4 Mei 2026.

Dhani diketahui langsung mendatangi Bareskrim Polri. Namun, langkah ini bukan untuk membuat laporan resmi melainkan hanya bertemu temannya untuk mencari tahu bagaimana akun IG bisa hilang.

“(Datang) Mau ketemu teman aja tadi enggak (buat laporan). Di sini kan ada ahli siber,” ucapnya.

Dari hasil diskusinya, Dhani mengaku mendapatkan informasi yang cukup mengejutkan. Ia bilang hilangnya akun tersebut kemungkinan besar bukan akibat laporan massal dari pengguna.

“Kita bertanya bagaimana proses Instagram bisa di-take down itu dari mana. Dan menurut temen kita di atas, itu nggak mungkin dari laporan mass report. Begitu dilihat, ini ada orang penting yang bisa sampai ke akses atas untuk bisa men-take down Instagram saya gitu,” kata dia.

MEMBACA  Howard Marks: Jangan Biarkan Perang 'Mengacaukan Emosi' dalam Berinvestasi. Cara Bertahan di Masa Penuh Gejolak

Meskipun curiga ada campur tangan, Dhani belum berencana membawa kasus ini ke ranh hukum. Ia memilih fokus pada upaya pemulihan akun lewat komunikasi dengan pihak terkait.

“Sudah ada komunikasi. Sedang diurus. Cuman yang pasti ini bukan mass report. Ini ada otoris lain,” katanya.

Tinggalkan komentar