loading…
Masih ada pandangan di tengah masyarakat bahwa memelihara kucing berpengaruh pada kesehatan reproduksi manusia. Foto/First for women.
JAKARTA – Banyak orang masih percaya bahwa memelihara kucing bisa pengaruhi kesehatan reproduksi. Tapi, benarkah mitos ini? Seorang pakar dari IPB University memberikan klarifikasinya.
Dr. drh. Leni Maylina, dosen di Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) IPB University, membantah anggapan itu. Katanya, memelihara kucing tidak langsung menyebabkan kemandulan.
Baca juga: Tiga Dekade Dinyatakan Punah, Spesies Kucing Liar Ini Terlihat Lagi
“Isu yang sering beredar di masyarakat sebenarnya terkait infeksi parasit Toxoplasma gondii, bukan karena kucingnya sendiri,” ujarnya, seperti dikutip dari laman IPB University, Selasa (6/1/2025).
Dia menjelaskan, Toxoplasma gondii adalah parasit protozoa yang sangat kecil dan hanya bisa dilihat pakai mikroskop. Tidak semua kucing terinfeksi parasit ini. Bahkan, menurut beberapa penelitian, jumlah kucing yang terinfeksi sangat sedikit.
Baca juga: Viral! Wanita di China Ini Kumpulkan Sisa Makanan Pernikahan untuk Ratusan Kucing Liar
“Tidak semua kucing bisa terinfeksi Toxoplasma gondii. Banyak penelitian menunjukkan angkanya sangat rendah, terutama untuk kucing yang dipiara di dalam rumah,” jelasnya.