450 Dapur MBG Dibuka Kembali di Sumatra, 117 Masih Dalam Peninjauan

Jakarta (ANTARA) – Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan 450 dapur dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) telah beroperasi kembali setelah memenuhi standar yang ditetapkan, dari total 567 unit yang sebelumnya ditangguhkan.

Sebanyak 117 dapur — yang dikenal sebagai unit pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) — di Sumatra masih dihentikan dan sedang menjalani evaluasi lebih lanjut. Ini mencerminkan kebijakan nol toleransi BGN terhadap penyimpangan dalam program.

Direktur Pemantauan dan Pengawasan BGN Wilayah I (Sumatra), Harjito, mengatakan dalam pernyataan pada Kamis bahwa penangguhan operasi merupakan instrumen untuk menegakkan standar secara sistematis dan terukur.

“Penangguhan didasarkan pada indikator evaluasi ketat untuk memastikan semua SPPG memenuhi standar kualitas, keamanan pangan, dan tata kelola yang akuntabel,” ujarnya.

BGN menyebutkan rincian teknis temuan di lapangan belum sepenuhnya diungkap, karena verifikasi masih berlangsung untuk memastikan keakuratan dan objektivitas data.

Sebagai bagian dari perbaikan, BGN menerapkan tidak hanya sanksi administratif tetapi juga pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan.

“Setiap SPPG yang ditangguhkan harus menjalani pendampingan intensif dan bantuan teknis untuk memenuhi standar dan kembali beroperasi secara optimal,” tambah Harjito.

BGN juga memperkuat sistem pemantauan wilayah terintegrasi untuk meningkatkan pengawasan dan memungkinkan deteksi dini potensi pelanggaran.

Pendekatan ini diharapkan dapat mengurangi pelanggaran berulang, mempercepat pemulihan operasional, serta memperkuat pengawasan untuk menjaga kredibilitas program MBG.

“Kami memastikan semua layanan mematuhi standar yang telah ditetapkan. Tidak ada toleransi untuk praktik yang dapat menurunkan kualitas layanan atau kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Berita terkait: BGN bekerja sama dengan Kejaksaan Agung tekan pelanggaran anggaran di program makanan gratis

Berita terkait: BGN tangguhkan 1.512 dapur makanan gratis di Jawa usai evaluasi

MEMBACA  Indonesia Mendorong Penyediaan Jalur Aman dan Mengingatkan Waspada Hujan Lebat bagi Pemudik Lebaran

Penerjemah: Lintang Budiyanti, Tegar Nurfitra
Editor: Anton Santoso
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar