loading…
Sejumlah pengendara melintas jalan yang tergenang banjir di Bukit Tempurung, Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Jumat (9/1/2025). Foto/Dok BNPB
JAKARTA – Sebagian besar kabupaten dan kota di wilayah Sumatera yang terdampak bencana sudah berganti status dari tanggap darurat ke fase transisi darurat. Per tanggal Jumat (9/1/2026), tercatat ada 14 kabupaten/kota di Aceh yang telah beralih ke status transisi darurat.
Namun, masih ada empat kabupaten/kota yang memperpanjang status tanggap daruratnya di Aceh. Keempat daerah tersebut adalah Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tamiang, dan Pidie Jaya.
"Daerah-daerah ini masih kita fokuskan untuk pemulihan akses jalur darat. Juga untuk distribusi logistik ke titik-titik masyarakat yang letaknya masih jauh dari posko kabupaten atau kota," jelas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi (Kapusdatin) BNPB, Abdul Muhari (Aam), dalam keterangannya yang dikutip pada Sabtu (10/1/2026).
Di tingkat provinsi, Aam menambahkan bahwa Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, telah memperpanjang status darurat bencana untuk 14 hari ke depan atau sampai tanggal 22 Januari 2026. Perpanjangan ini disebabkan karena empat daerah tadi masih berstatus tanggap darurat. "Di Aceh, proses pencarian korban masih terus dilaksanakan seiring dengan diperpanjangnya masa tanggap darurat," ucapnya.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Mengintai, BNPB: Grobogan Waspada Bencana Susulan