Partai Perindo Dibanjiri Ribuan Warga Pasar Minggu, Tawarkan Sembako Murah dan Layanan Kesehatan Gratis

memuat…

Partai Perindo mengadakan bazar tebus sembako murah dan cek kesehatan gratis di Jalan Raya Ragunan, Gang Mawar 3, Kompleks Kejaksaan, RT11/RW3, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (23/1/2024) pagi. Foto/Muhammad Refi Sandi

JAKARTA – Partai Perindo menggelar bazar tebus sembako murah dan cek kesehatan gratis di Jalan Raya Ragunan, Gang Mawar 3, Kompleks Kejaksaan, RT11/RW3, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (23/1/2024) pagi. Ribuan warga antusias menghadiri kegiatan yang digagas partai berlambang Rajawali mengembangkan sayap dan bernomor urut 16 pada kertas suara Pemilu 2024 itu.

Diketahui acara tersebut akan dihadiri Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo ( HT ), Caleg DPR RI Dapil DKI Jakarta II (Jakarta Selatan, Jakarta Pusat dan Luar Negeri) Liliana Tanoesoedibjo , dan Caleg DPRD DKI Jakarta Dapil 8 Santi Paramita.

Pantauan MNC Portal Indonesia di lokasi, antrean warga mengular hingga ke area jalan. Warga mendaftar Kartu Tanda Anggota (KTA) berasuransi dari Partai Perindo terlebih dahulu.

Selanjutnya warga silih berganti mengikuti cek kesehatan gratis dan menunggu kedatangan Caleg DPR RI Dapil Jakarta II Liliana T. Tanoesoedibjo. Partai Perindo kali ini mengadakan tebus sembako murah berupa minyak goreng kemasan satu liter dan beras dua liter ditebus cuma-cuma sebesar Rp10 ribu sebanyak 1.000 paket.

“Hari ini ada 1.000 paket yang terdiri dari beras 2 liter dan minyak 1 liter. Kami juga mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis jika sembakonya tebus murah Rp10 ribu,” kata Santi saat diwawancarai di lokasi.

Caleg DPRD DKI Jakarta Dapil 8 Santi Paramita ikut menyosialisasikan kertas suara berwarna biru untuk dirinya serta berwarna kuning untuk DPR RI Liliana T. Tanoesoedibjo.

(rca)

MEMBACA  "Kemenkeu Tarik Utang Baru Rp349,3 Triliun hingga Mei 2025" (Penulisan angka disesuaikan dengan format standar Indonesia, menggunakan titik sebagai pemisah ribuan dan koma untuk desimal jika diperlukan, meskipun dalam konteks ini tidak ada desimal.) Note: If there's any further refinement needed, such as adjusting the numerical format or stylistic preferences, feel free to specify! (Tetap mengikuti aturan awal—hanya teks Indonesia yang diberikan, tanpa echo atau komentar tambahan dari saya.)