Indonesia Raih Emas dan Perak Kecepatan Putra di Kejuaraan Dunia Panjat Tebing Chamonix

Indonesia meraih medali emas dan perak di nomor speed putra pada Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2026 yang digelar di Chamonix, Prancis, Sabtu malam waktu setempat.

Veddriq Leonardo menjadi juara setelah mengalahkan rekan senegaranya, Antasyafi Robby Al Hilmi, di final yang mempertemukan dua pendaki Indonesia.

Leonardo, yang merupakan peraih emas di Olimpiade Paris 2024, mencatat waktu 4,89 detik. Sementara itu, Al Hilmi membawa pulang medali perak dengan catatan waktu 5,11 detik di jalur yang sama.

Meskipun tidak meraih gelar juara, Al Hilmi tampil impresif sejak babak kualifikasi sehingga Indonesia berhasil mengamankan posisi pertama dan kedua di atas podium.

Medali perunggu diraih oleh Ryo Omasa dari Jepang. Dia memenangkan pertandingan tempat ketiga dengan waktu 4,701 detik, mengalahkan pendaki China, Zhao Yicheng yang mencatat waktu 4,704 detik.

“Perasaan saya luar biasa. Bersyukur sekali. Ini adalah medali emas pertama saya setelah Olimpiade, butuh waktu lama untuk mendapatkannya lagi. Saya ingin berterima kasih kepada semua orang, ini sangat berarti,” kata Leonardo seperti dikutip dari situs resmi Kejuaraan Dunia Panjat Tebing.

Ia mengungkapkan kemenangan ini terasa spesial karena ia sedang dalam masa pemulihan cedera. “Saya belum bisa memanjat maksimal karena tidak bisa latihan penuh. Saya sudah berusaha semaksimal mungkin dan menurut saya ini pencapaian sungguhan. Saya nyaris tidak menyentuh tembak saat latihan, lalu balapan di Madrid dan Krakow. Jadi saya benar-benar bersyukur atas hasil kali ini,” ungkap Leonardo.

Berikut hasil akhir speed putra di Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2026 Chamonix:
Veddriq Leonardo (Indonesia) – Emas
Antasyafi Robby Al Hilmi (Indonesia) – Perak
Ryo Omasa (Jepang) – Perunggu

MEMBACA  6 Pegangan Ponsel MagSafe Terbaik (2025), Diuji dan Diulas

Tinggalkan komentar