Banyak pendukung National Rally yang merasa lega Le Pen yang maju menggantikan dia. Le Pen sudah menjadikan politik sebagai hidupnya, sudah tiga kali ikut pemilihan presiden, dan keputusannya ini berhasil menaikkan peringkatnya di jajak pendapat.
Banyak yang khawatir, usia Bardella yang muda dan kurangnya pengalaman akan menjadi sorotan tajam dan bisa menjadi kelemahan.
Meski begitu, bahasa tubuh Bardella saat acara kampanye di barat laut pada hari Rabu cukup terus terang.
Sementara Le Paris berseri-seri di depan kamera, mengabaikan sindiran tentang ajudannya yang mungkin merasa disisihkan dan bersikeras bahwa “ambisi pribadi kita sama sekali tidak penting,” Bardella nyaris tidak bereaksi dan hampir tidak tersenyum.
Kenaikan cepat di jajaran partai yang menjadi ciri karier politiknya tampak melambat.
Seandainya dia diizinkan untuk maju, dengan keunggulan signifikan partainya di jajak pendapat dan peringkat persetujuannya sendiri yang tinggi, pada musim semi 2027 dia bisa menggantikan Emmanuel Macron sebagai presiden termuda Prancis—dan kepala negara dari sayap kanan keras pertama dalam sejarah modern Prancis.
Lahir pada tahun 1995, Bardella dibesarkan oleh ibu tunggalnya yang lahir di Italia, Luisa, di pinggiran kota Paris.
Meski ia sering mengaku ibunya kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, ayahnya Olivier—yang juga keturunan Italia—menjalankan bisnis distribusan minuman dan tinggal di Montmorency, daerah yang lebih kaya. Detail ini sedikit merusak narasi kehidupan susah Bardella di masa awal, yang nantinya ia gunakan untuk menarik lebih banyak pemilih.
Tidak satu pun orangtuanya yang terlalu tertarik politik, begitu pula Bardella muda. Menurut wawancara dengan seorang teman masa remajanya di Le Monde, Bardella lebih sering menghabiskan waktu di PlayStation-nya atau me-live streaming sesi Call of Duty di saluran Youtube bernama Jordan9320.
Tapi, saat memutuskan untuk bergabung ke National Front yang beraliran sayap kanan keras pada usia 17 tahun di tahun 2012, ia memiliki pangkat dengan cepat. Pada usia 19, ia jadi sekretaris departemen lokal. Ia lalu menjabat sebagai dewan regional wilayah Paris pada umur 20. ditengah jalan, Ia putus kuliah agar bisa lebih focus pada karir politiknya.