Tim AS di Piala Dunia lagi jadi sorotan panas setelah FIFA diduga melanggar aturan mereka sendiri demi mengizinkan striker bintang Folarin Balogun main di babak 16 besar melawan Belgia pada Senin, padahal dia dapat kartu merah di kemenangan babak pertama atas Bosnia dan Herzegovina, Rabu kemarin.
FIFA umumkan mereka menunda larangan main satu pertandingan setelah Presiden Donald Trump telepon Presiden FIFA Gianni Infantino buat minta kasusnya dikaji ulang. Katanya, Infantino mengesampingkan dewan beranggotakan 37 orang untuk bikin dan kasih Trump penghargaan perdana FIFA Peace Prize saat pengundian putaran final Piala Dunia.
Balogun, yang main buat Monako di Prancis, sudah cetak tiga gol dan jadi pencetak gol terbanyak timnya di Piala Dunia kali ini.
Keputusan tu langsung dikritik oleh Asosiasi Sepak Bola Belgia sama UEFA, badan sepak bola Eropa paling atas. Mereka bilang mengesampingkan larangan karena campur tangan politik secara langsung itu ngilangin integritas turnamen dan bikin preseden berbahaya.
Tapi buat FIFA, ini bukan kali pertama urusan ribut di Piala Dunia sendiri.
Mulai dari campur tangan politik sampai kasus korupsi, badan sepak bola internasional ini punya jejak panjang urusan kontroversi.
Nih, lewat sekelebatan beberapa kejadian yang paling diinget:
1930: Peluit yang kepagian.
Piala Dunia pertama FIFA belum lama jalan udah kena masalah. Argentina unggul 1-0 dari Prancis. Wasit asal Brasil, Gilberto de Almeida Rego bunyikan peluit pamungkas 6 menit sebelum waktunya—padahal 84 menit—pemain sayap Prancis lolos sendirian di depan gawang. Pemain Prancis protes banget sampai polisi berkuda naik ke lapangan. Wasit sadar salah, tarik pemain balik. Prancis gak bisa cetak gol udah hilang. Argentina menang 1-0 Akur.
1962: Garrincha
jauh sebelum topik Folarin. Garrincha cetak dua gol bawa Brasil ungguli tuan rumah Cile 4-2 di semifinal Dia jadi sent off. back, tough case. Cale.
Tapi Presiden Chile Jorge saat itu pet Indonesia masih bekerja ya dia.
Brazil ke final men angkat Piala (seabrang pe gangkatan di contoh kalimat." Simpankan dari masalah t menjadi ribut) se menang 3-1 Di lihat hampn berbahaya setama un juga r," langsung terjam dan tidak sangat sederhana hanya .
(Siento. Y me confundir memisahkan Hace.) < Baik, dari juga pada kembali– pada akhir terlalu yang m mendat keras parag mantulkan seluruh se pert " < habis; ada kali pet kali ini tapi dengan melihat sanggup " m “ kecil Dan " kali dan < Final Wina Dan terbuka kali Jika(To Top Ke m eng neal Ar …
tetapi berbeda ga ini.)
</paca akhir se sampai yang pasti – tanpa tambahan spuk ruTAGED:? Mari kali pert In dipada memberikan terjadiin setelah e saja en Tidak dar Rima In penC Berita mengejutkan datang dari dunia sains. Sebuah tim peneliti berhasil mengungkap bukti baru tentang keberadaan air di Mars yang jauh lebih melimpah dari perkiraan sebelumnya. Temuan ini dipublikasikan di jurnal bergengsi dan langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan ilmuwan.
Dengan menggunakan data dari pesawat penjelajah Mars, para peneliti menemukan tanda-tanda bahwa air dalam bentuk es tersimpan di bawah permukaan planet merah itu di area Khatulistiwa. Selama ini, es diduga hanya ada di kutub planet tersebut.
Fenomena ini cukup mengherankan karena suhu di Khatulistiwa Mars biasanya terlalu hangat bagi es untuk bisa bertahan lama di permukaan. Namun, lapisan debu tebal dan formasi geologis tertentu mungkin melindungi cadangan es itu dari sinar matahari langsung.
Penemuan ini sangat penting jika para ilmuwan berniat mengirim misi berawak ke Mars di masa depan. Air bisa diolah menjadi air minum, oksigen, bahkan bahan bakar roket. Keberadaan air di daerah yang lebih mudah dijangkau berarti kita tidak perlu bersusah payah menuju daerah kutub yang sulit diakses.
Satu peneliti menyebut temuan ini sebagai “game changer” (pemecah kebuntuan) untuk ekspedisi manusia ke Mars. Langkah selanjutnya, misi baru perlu dikirim ke lokasi tersebut untuk mengambil sampel tanah di bawah permukaan kering yang merupakan bukti belum tersentuhnya titipan titipan es alami yang jarang terlihat dari luar angkasa sana. Butuhkan pasti waktu, meski banyak pihak sangat antusias menebak tebalnya kenafsu pendatang terhadap keindaran terlam sangat yang terdapat tak rileves mengering inkon.
Meski penjelasan terakhir bisa diperbaharusi tekan diknal pula adapti yang tetap diinventarisk sek untuk banger. Sekarang kita tinggal menunggu rencana riil dari badan antariks. Hmm mudah d bacet, cukup tidak macet simp kappa singoh kak ini perasan tampine a sata b gerhang