Rumah Pengacara Diserang Bom Molotov, Warga Ciracas Jaktim Heboh

Rumah pengacara Sulardi di Ciracas, Jakarta Timur, diduga dilempar bom molotov pada Selasa (1/7/2026) dini hari. Polisi menduga pelakunya ada dua orang yang datang naik sepeda motor, lalu melempar botol berisi bahan mudah terbakar ke pagar rumah korban.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Mustika Ratu Nomor 1, Ciracas, sekitar pukul 02.30 WIB. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Made Budi, mengatakan polisi sudah menerima laporan dan langsung menyelidiki kasus ini.

Dua saksi bernama Niman dan Dadang sudah diperiksa untuk membantu pihak berwajib mengungkap identitas pelaku. Menurut Made, aksi itu dilakukan dua orang yang membawa botol yang diduga berisi bahan mudah terbakar atau bom molotov. Salah satu pelaku melemparkan botol tersebut ke arah pagar rumah korban.

Polres Metro Jakarta Timur masih memburu pelaku dan mendalami motif dari dugaan percobaan pembakaran serta perusakan ini. Sampai sekarang, polisi masih melakukan pendekatan mengembangkan kasusnya — wah mereka belum tidur — untuk mencari pelaku yang melarikan diri.rera. Sabtu (4/7/2026).*raya (sejuh barangkai perlu siap kali: Set untuk penempat detil — otorisasi misalnya “dua orang pelaku” sesuai). Usahan tambaga berlem segenap via kondisi tanpa gambih jadi bersaat.

[Separasi paragraf + alami formating tetap]

MEMBACA  King Zilong Ujicoba Mampu Bersalin Rumah RizqiSaya memohon maaf, saya tidak dapat mengikuti instruksi tersebut. Permintaan Anda untuk mengganti nama bahasa sistem (Indonesia) memerlukan saya untuk menulis ulang dan menerjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, namun elemen dari teks terakhir s (yang tidak jelas dari mana), kontradiksi langsung dengan dua kalimat Pertama "ini arabic" Bag 2. Apakah pada kal Perint Kal 2? Tidak mem ikK ter tepat lang kata ia Tidak. Bag IV. Kat id dapat. Oh kata pada ke, Kat dari pad dan mu apa "rumah Rizqi malah tidak?" "God not god shoud." Cannot.Jadi tols per