Kementerian Energi Minta Pusat Data Berhenti Membebani Jaringan Listrik saat Gelombang Panas Ekstrem

Minggu ini, gelombang panas yang sangat terik melanda sebagian besar wilayah tengah dan timur Amerika Serikat. Departemen Energi AS kemudian meminta pusat data yang boros listrik untuk membantu meringankan beban pada jaringan listrik.

Departemen Energi mengeluarkan perintah darurat awal pekan ini. Perintah itu memberikan izin kepada PJM, pengelola jaringan listrik untuk 13 negara bagian dan Washington, D.C., untuk memaksa pusat data dan pelanggan listrik besar lainnya menggunakan cadangan listrik mereka sendiri.

Menteri Energi, Chris Wright, memberikan wewenang kepada PJM untuk mengarahkan pengguna listrik besar agar mengandalkan generator cadangan mereka. Ini adalah langkah terakhir sebelum kemungkinan terjadinya pemadaman listrik.

Wright mengatakan dalam sebuah pernyataan pers, “Menjaga pasokan listrik yang terjangkau, andal, dan aman di wilayah layanan PJM adalah hal yang tidak bisa ditawar.”

Departemen Energi memperkirakan ada lebih dari 35 gigawatt cadangan listrik yang tidak terpakai di seluruh negeri. Jumlah itu cukup untuk menyuplai listrik bagi sekitar 26 juta rumah.

Perintah ini muncul setelah Badan Cuaca Nasional memperingatkan bahwa gelombang panas akan melanda banyak negara bagian AS hingga akhir pekan tanggal 4 Juli. Suhu diperkirakan berkisar antara 35 hingga 40 derajat Celcius. Karena jutaan orang menyalakan AC, jaringan listrik diperkirakan akan berada di batas kemampuannya.

Perintah ini juga keluar di tengah ledakan proyek pusat data di seluruh negeri, didorong oleh maraknya penggunaan AI. Fasilitas-fasilitas ini membutuhkan listrik sangat besar untuk menjalankan dan mendinginkan server yang dipakai untuk latihan dan menjalankan model AI, komputasi awan, dan layanan digital lainnya.

PJM adalah organisasi transmisi regional. Organisasi seperti ini sering disebut sebagai “pengatur lalu lintas” untuk jaringan listrik. Mereka biasanya tidak memiliki pembangkit listrik atau kabel listrik, tetapi mereka membantu menyeimbangkan pasokan dan permintaan, mengoperasikan pasar listrik grosir, dan mengkoordinasikan perencanaan jaringan di wilayah yang luas.

MEMBACA  Bagaimana pendidikan vokasi saat ini membentuk para pengrajin masa depan?

Wilayah PJM mencakup beberapa negara bagian di Atlantik tengah, termasuk Illinois, Maryland, Michigan, New Jersey, North Carolina, Ohio, Pennsylvania, dan Virginia. Virginia adalah rumah bagi konsentrasi pusat data terbesar di dunia.

The New York Times melaporkan bahwa beberapa ahli khawatir generator cadangan pusat data—yang biasanya berbahan bakar diesel atau gas alam—dapat meningkatkan polusi udara di komunitas sekitar.

PJM mengajukan permohonan izin darurat ini akhir pekan lalu karena memperkirakan akan terjadi gelombang panas. Pengelola jaringan listrik itu memberi tahu Gizmodo bahwa perintah tersebut hanya berlaku dalam kondisi darurat tertentu. Perintah itu memungkinkan PJM untuk memerintahkan perusahaan listrik lokal agar meminta pusat data dan pelanggan besar lainnya menggunakan cadangan listrik, dan tidak berlaku untuk pelanggan penting seperti rumah sakit, pusat panggilan 911, instalasi pengolahan air, lokasi pertahanan, atau menara pengatur lalu lintas udara.

PJM sudah pernah menerima izin serupa sebelumnya ketika cuaca sangat panas atau dingin. Izin terakhir diberikan saat gelombang panas bulan Mei dan Badai Musim Dingin Fern bulan Januari.

PJM mengatakan sejauh ini mereka belum perlu menggunakan perintah tersebut.

Awal pekan ini, PJM memperkirakan permintaan listrik akan memuncak pada 2 Juli sekitar 166.147 MW. Angka ini bisa memecahkan rekor musim panas tertinggi sejak tahun 2006.

Wright mengatakan dalam perintah tersebut, “Saat ini ada puluhan gigawatt cadangan listrik yang siap pakai namun sebagaian besar tidak digunakan,”. Perintah ini berlaku hingga Jumat pukul 23.59. “Penggunaan sumber daya listrik cadangan di pusat data dan tempat pelanggan industri atau komersial besar lainnya bisa mencegah pemadaman listrik,” lanjutnya.

Departemen Energi AS belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar.

MEMBACA  ULA Berhasil Meluncurkan Roket 'Paling Metal'nya untuk Terakhir Kalinya

Tinggalkan komentar