Sandiaga Uno Sebut Omzet Meningkat, Inkubasi Tiga Bulan Dinilai Berhasil Naikkan Level Usaha Kecil

Program inkubasi UMKM GemaWira yang diadakan Yayasan Indonesia Setara (YIS) selama tiga bulan memberikan hasil yang nyata. Program ini berhasil meningkatkan omzet peserta hingga 100 persen.

Sandiaga Uno, pendiri YIS, mengatakan bahwa program ini tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga membangun kapasitas pelaku UMKM agar bisa naik kelas. Fokus pendampingan adalah penguatan model bisnis, pengelolaan keuangan, pemasaran digital, legalitas, hingga penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk mengembangkan usaha.

Tiga peserta program mencatat kenaikan omzet yang signifikan. Nain Toe Sik Catering milik Dwi Komalasari, misalnya, omzetnya naik dari Rp10 juta menjadi Rp20 juta per bulan. Dwi mengaku sebelumnya menjalankan usaha tanpa perencanaan bisnis yang jelas. Setelah mengikuti inkubasi, ia mendapatkan pengetahuan tentang BMC, SOP, prinsip Kaizen, legalitas, pencatatan keuangan, serta penggunaan ChatGPT untuk promosi.

Keberhasilan lain diraih ByNiNe milik Vemmy Magdaliena. Omzet usahanya naik dari Rp6 juta menjadi Rp10 juta per bulan. Vemmy mengatakan sebelumnya pengelolaan masih konvensional, pencatatan manual, dan pemasaran digital belum maksimal. Setelah pendampingn, ia mampu menyusun BMC, memperbaiki operasional, dan menerapkan digitalisasi keuangan.

Sementara itu, Ninu Culinary milik Indah Purnamasari omzetnya meningkat dari Rp7 juta menjadi Rp9 juta. Indah merasa program ini mendorong perubahan cara ia mengelola usaha, mulai dari menyusun strategi produk, merapikan pencatatan keuangan, hingga berinovasi dan berkolaborasi dengan UMKM lain.

Sandiaga Uno menambahkan, “Kami ingin pelaku UMKM tidak hanya bertahan, tetapi benar-benar naik kelas. Ketika kapasitas pelaku usaha meningkat, maka omzet dan daya saing mereka juga ikut tumbuh.”

MEMBACA  Pendiri Startup AI Senilai $12 Miliar Sebut Raksasa Masa Depan Bisa Beroperasi dengan Kurang dari 100 Karyawan

Tinggalkan komentar