Peluncuran Biodiesel B50 Dimulai di 29 Terminal BBM Indonesia

PT Pertamina Patra Niaga, anak usaha Pertamina di bidang komersial dan perdagangan, menyatakan bahwa 29 dari 126 terminal bahan bakar milik mereka di seluruh Indonesia sudah siap untuk mendistribusikan B50. Pernyataan ini disampaikan sehubungan dengan diterbitkannya Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral yang mewajibkan pencampuran biodiesel berbasis kelapa sawit sebanyak 50 persen ke dalam bahan bakar diesel nasional.

Menurut Wakil Presiden Komunikasi Perusahaan Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, keputusan tersebut memberikan masa transisi kepada perusahaan energi yang masih memiliki stok B40. Perusahaan yang masih menyimpan B40 diizinkan untuk tetap mendistribusikan bahan bakar itu sampai 30 September 2026, asalkan produknya memenuhi standar mutu dan spesifikasi teknis yang sudah ditetapkan.

“Kami terus memantau distribusi B50 untuk memastikan semuanya berjalan lancar, sampai ke agen distribusi, dan tersedia untuk masyarakat,” kata Kitty. Ia menambahkan bahwa jumlah terminal distribusi B50 akan terus ditambah secara bertahap selama masa transisi.

Penerapan B50 merupakan langkah penting dalam agenda kedaulatan ekonomi Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah menargetkan kemandirian energi penuh dalam tiga hingga empat tahun ke depan. Prabowo menekankan bahwa kemandirian dan keamanan energi adalah prioritas utama Indonesia untuk melindungi pasar domestik dari gangguan pasokan internasional, terutama di tengah ketegangan geopolitik di wilayah penghasil minyak dan jalur perdagangan laut seperti Selat Hormuz.

Kementerian ESDM memastikan bahwa semua sektor industri sudah siap menjalankan kebijakan wajib B50 secara bersamaan. Juru bicara Kementerian, Dwi Anggia, mengatakan bahwa uji kompatibilitas untuk B50 sudah berhasil diselesaikan pada berbagai jenis transportasi dan mesin. Bahan bakar ini sudah disetujui untuk digunakan pada alat berat, lokomotif, kapal laut, serta peralatan khusus di sektor pertambangan dan pertanian. Anggia juga menegaskan bahwa penerapan B50 akan mulai berlaku di seluruh Indonesia secara serentak.

MEMBACA  Indonesia dan Arab Saudi akan mencetak kembali salinan Quran dalam bahasa isyarat

Tinggalkan komentar