Pertamina Turunkan Harga Avtur di Bandara Soekarno-Hatta hingga 14 Persen

Pertamina Patra Niaga, anak usaha PT Pertamina yang menangani perdagangan dan komersial, mengumumkan penurunan harga avtur (bahan bakar pesawat) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebesar 14 persen. Selain itu, harga bahan bakar komersial lainnya juga ikut turun. Kebijakan ini mulai berlaku pada 1 Juli 2026.

Manajer Komunikasi Korporat Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, di Jakarta, Selasa (30 Juni), menjelaskan bahwa perubahan harga ini didasari oleh perkembangan harga minyak global dan sesuai aturan yang berlaku. “Tentu penyesuaian ini sudah kami koordinasikan dengan pemerintah,” tambahnya.

Untuk penerbangan domestik di bandara Cengkareng itu, harga avtur turun Rp3.000 per liter, menjadi Rp19.190 (sekitar US$1,07) per liter. Sebelumnya pada Juni, harganya Rp22.190 (US$1,24) per liter.

Pertamina memotong juga beberapa harga bahan bakar kendaraan komersial. Pertamax Turbo RON 98 turun tujuh persen menjadi Rp19.300 (US$1,08) per liter dari Rp20.750 (US$1,16) per liter. Solar nonsubsidi yaitu Dexlite CN 51 turun 14 persen dari Rp23.000 (US$1,28) per liter menjadi Rp19.700 (US$1,10) per liter. Kemudian untuk solar premiun Pertamina Dex CN 53 turun 15 persen dari Rp24.800 (US$1,39) per liter menjadi Rp21.150 (US$1,18) per liter.

“Kami menjaga juga kualitas produk tetap sesuai standar, selain harga yang bersaing. Jadi masyarakat bisa dapat manfaat penuh, baik untuk tenaga kendaraan maupun efisiensi bahan bakar,” ucap Kitty.

MEMBACA  SKF Kirim 3 Tim Indonesia ke Gothia Cup 2025

Tinggalkan komentar