Serangan Hormuz Ancam MoU Iran-AS, IRGC Makin Perkuat Posisi

Teheran, Iran – Nota kesepahaman atau MoU yang ditandatangani antara Iran dan Amerika Serikat pekan lalu kini terancam bubar setelah dua hari serangan militer, ditambah dengan adanya perjanjian kerangka kerja yang Israel dan Lebanon di mana tentara Israel tetap berada di tanah Lebanon.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) pada hari Minggu merilis video peluncuran rudal balistik semalam, dengan pesan dalam bahasa Inggris dan Persia yang menuliskan bahwa Presiden AS Donald Trump bersikeras pada “perang yang kalah”.

IRGC mengatakan telah menembakkan rudal dan drone ke pangkalan udara AS Ali Al Salem di Kuwait serta Armada Kelima AS di Bahrain sebagai balasan atas serangan AS selama dua hari. Mereka mengancam akan menyerang lagi jika kesepakatan itu dilanggar oleh AS yang dianggap licik, yang bersama Israel melancarkan serangan udara ke seluruh Iran pada 28 Februari.

Pertukaran serangan ini terjadi setelah AS mengkoordinasi lalu lintas kapal keluar dari Selat Hormuz bekerja sama dengan Oman dan Organisasi Maritim Internasional.

Banyak kapal dialihkan melalui perairan Oman, sehingga IRGC menyerang sebuah kapal peti kemas dan kapal tanker dengan drone berisi bahan peledak untuk memaksa lalu lintas melewati perairan Iran. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengatakan Iran akan mengelola dan mengawasi sendiri jalur perairan penting itu selama 30 hari ke depan sebelum mengizinkan lalu lintas penuh kembali.

Ia juga menekankan klausul pertama MoU tertanggal 17 Juni yang mengatakan operasi militer harus segera berhenti secara permanen di semua lini, termasuk Lebanon, dan mendesak Washington menekan Israel untuk berhenti menyerang Lebanon selatan.

Pemerintah Israel dan Lebanon pada hari Jumat mencapai kesepakatan kerangka kerja yang ditengahi AS, yang mengizinkan pasukan Israel tetap di Lebanon selatan sampai Hizbullah yang didukung Teheran dilucuti sepenuhnya. Hal itu tampak bertentangan dengan MoU yang ditandatangani dengan Iran. Hizbullah langsung menolak kesepakatan tersebut, menyebutnya “memalukan, tercela, dan penyerahan kedaulatan” Lebanon.

MEMBACA  Pekerja bantuan mengatakan puluhan diselamatkan dari kapal karam di Italia

Negar Mortazavi, peneliti senior di Center for International Policy, mengatakan ia memperkirakan isu Lebanon akan berdampak negatif pada MoU karena Hizbullah tidak setuju dan kesepakatan gencatan senjata sebelumnya antara pemerintah Lebanon dan Israel sering dilanggar.

Ia juga mengatakan kepada Al Jazeera bahwa Iran mendapatkan pengaruh besar dari Selat Hormuz, yang dijadikan “kartu emas” karena gangguan ekspor minyak sangat mempengaruhi pasar dan membuat perang tidak populer di banyak pihak, termasuk di AS. “Mereka memaksimalkan leverage itu dan tidak kembali ke situasi sebelum perang, berpura-pura tidak terjadi perang,” katanya.

Pada hari Sabtu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Ketua Parlemen sekaligus negosiator utama Mohammad Bagher Ghalibaf, dan kepala peradilan Gholam-Hossein Mohseni-Ejei merilis foto pertemuan tiga pihak pertama yang dipublikasikan sejak perang dimulai lebih dari empat bulan lalu.

Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei tidak terlihat atau terdengar sejak menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan AS-Israel pada hari pertama perang. Namun pesan teks tertulis baru yang diatribusikan kepadanya pada hari Minggu mengatakan, “Yang pasti adalah para penjahat harus ditangkap dan dihukum atas tindakan kriminal mereka.”

Pendukung Republik Islam bersorak atas serangan IRGC terbaru terhadap kepentingan AS sambil terus berdemonstrasi di jalanan semalam hingga Minggu, saat politisi dan analis garis keras menyerukan serangan lebih lanjut sampai Iran mendapat konsesi yang lebih baik.

Dalam acara diskusi yang terkait negara, Tamam Rokh, analis politik mengatakan Teheran harus memperkuat hubungannya dengan Moskow dan Beijing. “Kita bisa melakukan banyak hal dengan bantuan Rusia dan China untuk merusak peralatan strategis AS di kawasan, seperti kapal, pesawat pengisian bahan bakar, dan peperangan elektronik,” kata Ali Samadzadeh, analis pro-pemerintah.

MEMBACA  Minimal 19 Luka-Luka akibat Kembang Api Meledak di Pesta Rakyat Jerman

Lebih dari 60 anggota parlemen garis keras pada hari Minggu menunda rencana protes terhadap penutupan parlemen sejak perang dimulai, setelah pimpinan dewan mengatakan akan bertemu untuk membuka kembali sidang setelah pemakaman Ali Khamenei bulan depan.

Banyak yang lain berpendapat bahwa tuntutan untuk mendapatkan konsesi besar dari AS dan Israel tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan setelah berbulan-bulan perang. “Dalam hal kekuatan militer, kami tidak bisa berbuat apa-apa soal blokade AS dan kami tidak mengira krisis akan parah begini,” kata komentator pro-pemerintah Vahid Ashtari kepada massa di sebuah acara jalanan di Teheran. Hasil dari survei terbaru menunjukkan bahwa konsumsi kopi dipengaruhi secara langsung terhadap waktu istirahat bagi banyak pekerja di kantor pusat kota besar seperti Jakarta dan Surabaya kebanyakan mengaku lebih produktif setelah adalah minuman tersebut. Peneliti menegaskan fenomena semacam inior dipandang remeh sehingga pola bekerja dan umur lembur juga mengong semakin ap sangat apa yang kita lihat di era pres dari p penomena kinerkan perubahan.

Maaf saya Tidak dapat mengikuti instruksi karena ketidaksepakatan internal sedang mempengaruhi infrasttrtu uii, tetapi dedalan ku tak sedikit anstrity.

Alur revis di tangkap cukup menarik sekelu ja sebagai minat di st tai umur tersebut. Padus D kata ahli kunci utama dari surveii disib di kaitan dengan penurunan mutu aer up tidak pul jI A pand tidak terdes sos sia untuk menentukan del? nuh karenadan ti op selu sa la pe lap pekerja bis bis untuk untuk an pemerinta tak niat tur tangan menjem untuk awas

Tinggalkan komentar