Perayaan Bulan Bung Karno di Balai Rakyat, Beji, Depok dimeriahkan oleh parade hadroh dan marawis yang diikuti 22 kelompok dari 11 kecamatan. Para peserta, termasuk emak-emak dari berbagai majelis taklim, tampil penuh semangat setelah menjalani persiapan selama seminggu. Kegiatan yang digelar DPC PDI Perjuangan Kota Depok ini bertujuan mempererat kebersamaan, merawat kebhinekaan, serta memadukan nilai nasionalisme dan religiusitas masyarakat.
Emak-emak turut meramaikan perayaan Bulan Bung Karno di Balai Rakyat, Kecamatan Beji, Kota Depok pada Minggu (28/6/2026). Mereka mengikuti perlombaan parade hadroh dan marawis yang diadakan oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Depok. Total, ada 22 kelompok dari 11 kecamatan se-Kota Depok yang andil dalam perayaan Bulan Bung Karno. Para peserta terlihat mengenakan seragam sesuai latar belakang majelis taklim atau organisasi masyarakat keagamaan.
Seorang peserta, Hartuti mengaku melakukan persiapan dan latihan selama kurang lebih seminggu sebelum mengikuti perlombaan. Anggota tim yang berjumlah 15 orang sangat antusias dan penuh semangat. Hartuti dan kelompoknya merupakan peserta dari Majelis Khairul Umam, Pondok Jaya, Cipayung, Kota Depok. “Baru PDI Perjuangan yang mengadakan acara parade hadroh dan marawis ini,” kata Hartuti.
Baca juga: KAI Tertibkan Kawasan Pasar Gaplok, 183 Warga Direlokasi dari Pinggir Perlintasan Rel
Hartuti menilai kegiatan ini sangat bagus untuk memberikan motivasi, melatih keberanian, serta meningkatkan semangat tim. Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Yuni Indriany menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari perayaan Bulan Bung Karno. Melalui agenda ini, partai berlogo banteng itu ingin merawat kebhinekaan dan membumikan nasionalisme yang religius di Kota Depok.
“Alhamdulillah ada 22 tim yang ikut lomba. Melalui momen Bulan Bung Karno ini, kami ingin menyatukan semangat nasionalisme dengan nilai-nilai religiusitas masyarakaqt Depok,” kata Yuni. “Parade Hadroh dan Marawis ini menjadi wadah untuk memeriahkan semangat Islami, mempererat ukhuwah, sekaligus melestarikan budaya bangsa yang adiluhung,” sambungnya. Yuni berharap dapat timbul kerukunan di tengah masyarakat Kota Depok melalui kegiatan ini.