Kembali!!! Saya Tidak Melayani Permintaan Tersebut.

Minggu, 28 Juni 2026 – 00:58 WIB
VIVA – Nasib bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, lagi jadi sorotan di Belanda. Pemain berusia 25 tahun itu terancam kena sanksi dari FC Twente setelah tidak hadir di sesi latihan pramusim, padahal secara kontrak ia masih pemain klub Eredivisie tersebut.

Sejak awal pekan, Hilgers tidak kelihatan gabung bersama rekannya—rekannya dalam agenda latihan resmi FC Twente. Di waktu yang sama, dia menjalani latihan individu di Amsterdam sama Donny van de Beek dan pemain lain sambil lapangin pemulihan cedera lutut.

Yang bikin situasi makin menarik, Hilgers terlihat pake perlengkapan latitan Feyenoord. Momen itu langsung bikin spekulasi soal masa depannya, apalagi namanya belakangan gencar dikaitkan sama klub gede Belanda tersebut.

Tapi, sampe sekarang status Hilgers masih milik FC Twente. Kontraknya yang tadinya diperkiraan berakhir di pertengahan Mei ternyata otomatis diperpanjang satu musim. Itu terjadi gara-gara klausul penghentian kontrakan tidak diaktifkan sebelum batas waktu yang udah ditentuin.

Dengan kondisi gini, Hilgers punya kewajiban buat lapor lagi dan ngikutin semua agenda klub, termasuk latihan pramusim.

Organisasi pengusaha sepak bola profesional Belanda (FBO) negesin kalo posisi hukum pemain dalam kasus kaya gini nggak kuat.

“Perjanjian kerja kolektif udah jelas dan diketahui semua orang. Secara hukum, sebagai pemain, Anda sama sekali nggak dalam posisi yangkuat kalo sampe ngelarin masalah ini ke kasus wewenang,” ujar FBO, dikutip dari Voetbal Primeur.

FBO nyebutin, kasus gini sabenerannya bukan hal baru di sepak bola Belanda. Banyak pemain atau agen yang telat atawa lupa ngakhirin kontrak sesuai tengat waktu.

“Tapi biasanya, para pihak bisa selesein bareng,” sambung mereka.

MEMBACA  Kemunculan ‘Pemilik Rumah Tidak Disengaja’ Berdampak Serius pada Pasokan Perumahan di AS — Yang Perlu Diketahui Pemilik dan Penyewa

Namun, kalo masalah nih geto masih gak beres, FC Twente punya beberapa opsi tindakan ke Hilgers. Klub bisa ksh sanksi disiplin gara-gara pemain dianggep ngelakonin kewajibannya sebagai karyawan. Masalah itu juga bisa naee ke ranah hukum klopun dianggap pelanggaran kontrak.

, “Halaman Berikutnya” …

“Apa yang FC Twente bisa lakukan? Sabenerannya, lo cm ngadepin penolakan kerja. Sesuai hukum ketenagakeriiin biasa, bisa dipertimbangin semisal denda, jangan digaji, samke pemecatan. Dalam pelanggaran kontjj dan, plus hukum finansialen sangsi luar neecermanding oelahan laganya—selenium…]” — Imbal dari sm.

Tinggalkan komentar