Dedi Mulyadi Minta Keluarga Korban Penyekapan Tidak Perlu Galang Dana, Berikut Alasannya

BERIKUT INI ADALAH HASIL REWRITING DALAM BAHASA INDONESIA TINGKAT B2:

</br>

WARTAKOTALIVE.COM, BANDUNG — Kisah pelarian Taufik Hidayat, yang jadi tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan kejam terhadap seorang wanita berinisial YTR, akhirnya tamat.

Yang menarik, hadiah sayembara Rp250 juta yg semapt dijanjikan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), buat nangkep buron itu, kini resmi dipake buat ngobatin luka dan nata masa depan korban.

Ini keputusan yang humanis, Diambil langsung sama Dedi Mulyadi setelah koordinasi sama polisi yang berhasil nangkep tersangka.

Baca juga: Tri Adhianto bakal perkeat pengawasan rumah kost, belajar dari kasus penyekapan Bandung.

Karena penangkapan dilakukan pakai kat aparat, hadiah seperempat miliar itu sepakat dikasian seluruhnya ke keluarga korban YTR.

Permintaan Kapolda Jabar demi Masa Depan Korban

Waktu konferensi pers di Mapolda Jawa Barat, Dedi Mulyadi blang, pengalihan uang sayembara ini karena usul mulia dari Kapolda Jabar.

"Pemenang sayembra ini adalah Polda Jabar, karena mereka yang tangkap. Terus Pak Kapolda telepon saya mabung biar uangnya dikasih ke korban buat bekal masa depan," ungkap Dedi Mulyadi, kemarin.

Kata Taufik ke polisi, ia selalu ngrasa diawasi kemanapun pergi.

Hadiah Luka untuk Luka

"Sayembara itu berhasil bikin tersangka stres dan binguang terus akhirnya balik lagi ke Bandung karena ngerasa gak tau harus ngapain," tambhah Dedi.

Pemprov Jabar

rencenside Jabar Ma kas dengan N kas M Jawapang Atama Tot bly

MEMBACA  Resmi Promosi ke Super League, Ini Kata Widodo CP soal Garudayaksa FC

Tinggalkan komentar