Di Jerman, beberapa orang dilaporkan tenggelam saat suhu diprediksi mencapai 40°C di barat dan barat daya pada akhir pekan ini.
Asosiasi Penyelamat Jiwa Jerman (DLRG) menyatakan ada enam insiden tenggelam yang fatal antara Jumat dan Minggu, di mana pria kerap terállau melebih-lebihkan kemampuan mereka di air. Tiga jenazah ditemukan di sungai Rhine dekat kota Biblis di barat daya, setelah tiga pria berusia 23, 27, dan 50 tahun dilaporkan hilang di dua area berbeda di sungai tersebut.
Badan cuaca Spanyol, Aemet, memperkirakan suhu bisa melampaui 44°C di area pedesaan dekat kota Córdoba di selatan pada Selasa, sementara di lembah Ebro di timur laut bisa melebihi 42°C. Dari 828 stasiun cuaca Aemet, suhu di 101 stasiun mencapai atau melebihi 40°C pada Senin, dengan catatan 45°C di Andújar.
“Ada bukti bahwa gelombang panas kini lebih sering terjadi di awal musim panas dibandingkan dekade-dekade sebelumnya,” ujar Rubén del Campo dari Aemet kepada media Spanyol.
Di Italia, pemerintah menghidupkan kembali perlindungan darurat ketenagakerjaan yang bertujuan melindungi pekerja yang paling terpapar sinar matahari, termasuk buruh tani dan konstruksi, dari keharusan bekerja di jam-jam terpanas.
Perusahaan yang menghentikan atau mengurangi operasi akibat gelombang panas berbahaya kini dapat mengakses dukungan cuti yang didanai negara.
Presiden wilayah Île-de-France yang mencakup seluruh area Paris, Valérie Pécresse, mendesak warga untuk tidak bepergian dan bekerja dari rumah sebagai gantinya: “Rel kereta tidak dapat bertahan pada suhu di atas 50°C. Jadi akan ada banyak gangguan pada transportasi umum.”
Gelombang panas ini juga menyebabkan sebuah pembangkit listrik tenaga nuklir di barat daya Prancis harus ditutup pada Senin malam karena suhu air di Sungai Garonne diperkirakan mencapai 28°C pada Selasa. Berdasarkan hukum Prancis, air yang digunakan untuk mendinginkan reaktor di pembangkit Golfech tidak boleh melebihi suhu tersebut.
Peramal cuaca Spanyol mengatakan suhu di semenanjung Iberia akan mulai turun mulai Rabu, namun diperkirakan akan mencapai puncaknya di Belanda, Belgia, dan juga Jerman pada Jumat.
Badan cuaca Belanda, KNMI, telah mengeluarkan peringatan cuaca Kode Oranye yang merujuk pada “risiko tinggi cuaca berbahaya” di area selatan dan tengah dari Rabu hingga Jumat.
Setelah pertemuan pada Selasa, Kelompok Manajemen Risiko Belgia mengatakan bahwa mereka mengaktifkan “fase siaga dari rencana ozon dan panas nasional” untuk kedua kalinya. Pertama kalinya adalah pada Agustus 2020, meskipun belum ada langkah nasional spesifik yang diumumkan selain meningkatkan kesadaran dan menyerukan perhatian ekstra bagi lansia dan anak-anak.