Grab Holdings Ltd. (NASDAQ:GRAB) adalah salah satu saham murah dengan potensi pertumbuhan yang besar. Pada 20 Mei mendatang, Grab bakal menggabungkan PT Super Bank Indonesia (Superbank) ke dalam bisnis layanan keuangan mereka setelah ambil alih saham Singtel ke GXS Bank. Langkah ini bikin saham Grab jadi lebih dari 50%, menunjukan komitmen yang semakin besar di pasar digital banking Indonesia.
Superbank sudah tumbuh cepat sejak awal berdiri, sekarang punya lebih dari 6 juta pelanggan dengan transaksi harian diatas 1 juta. Bank ini juga mencetak profit tahunan pertama pada 2025, dan laporan pertumbuhan aset 72% dan pendapatan bunga bersih 84% dibanding tahun lalu hingga April.
Penggabungan ini memakai keunggulan dari ekosistem Grab Holdings dan OVO. Superbank jadi punya saluran distribusi lebih murah dan bisa kasih pinjaman lebih baik berkat data transaksi. Dengan gabung bareng GXS Bank, mereka pengen bikin produk baru lebih cepat dan mendorong inklusi keuangan di negara terbesar Asia Tenggara.
Grab Holdings juga punya layanan kiriman, transportasi, dan keuangan digital di delapan negara Asia Tenggara: Kamboja, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.
Meski kami tau potensi GRAB sebagai investasi, kami pikir ada saham AI yang lebih bagus prospeknya dengan resiko lebih rendah. Kalau kamu cari saham AI yang sangat murah tapi bakal untung dari tarif Trump dan tren onshoring, cek laporan gratis kami tentang saham AI jangka pendek terbaik.
BACA JUGA: 33 Saham Yang Bisa Naik 2 Kali Lipat dalam 3 Tahun dan Cathie Wood 2026: 10 Saham Terbaik untuk Dibeli.
Informasi Tidak Ada. Ikuti Insider Monkey di Google News.