Rata-rata Harga Bensin Turun di Bawah $4 untuk Pertama Kalinya Sejak Maret

Rata-rata harga bensin per galon di Amerika Serikat sudah turun dibawa US$4 untuk pertama kalinya sejak 30 Maret, menurut AAA, setelah AS dan Iran menandatangani kesepakatan awal untuk mengakhiri perang mereka.

Harga bensin telah turun selama hampir empat minggu berturut-turut, pas pada musim liburan musim panas. Harga bensin rata-rata naik dari $2,98 per galon sebelum perang dimulai hingga $4,56, didorong oleh penutupan Selat Hormuz yang dulu menangani sekitar 25% perdagagan minyak laut dunia sebelum perang.

Presiden Trump memuji penurunan harga bensin di KTT G7 di Prancis pada hari Rabu, bilang ke wartawan kalau “kami sudah di angka 3 dolar untuk bensin, dan ini akan turun lebih rendah lagi.”

Tapi, tidak jelas secepag apa harga minyak dan bensin bisa turun. Analis Matt Wright dari Kpler, perusahaan analitik perdaganan yang berbasis di Brussel, nulis di blog baru-baru ini kalau jumlah kapal tanker yang masuk ke Teluk Persia bisa naik jadi 12 per hari—sekitar setengah dari level sebelum perang—dalam 30 hari. Perusahaan minyak dan gas diperkirakan akan bertindak hati-hati karena masih ada ketidakpastian atas kesepakatan, yang menunjukan kalau harga mungkin turun perlahan dibulan-bulan mendatang.

MEMBACA  Dana Sumber Daya Indonesia Menamai 'Tim Impian' Mantan Presiden, Sachs, Dalio, dan Mantan PM Thailand Thaksin

Tinggalkan komentar