Rabu, 17 Juni 202 – 15:25 WIB
Jakarta, VIVA – Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, melantik 107 pejabat administrator dan pengawas di lingkunan Kementerian ESDM. Hal ini dilakukan untuk memperkuat kinerja organisasi serta tata kelola pemerintahan yang baik, dan mendukung tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Pelantikan hari ini adalah rotasi dan penyegaran organisasi buat memperkaya pengalaman teknis. Tujuanya untuk meneruskan estafet kepemimpinan,” ujar Yuliot di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu, 17 Juni 2026.
Dalam arahanya, Yuliot menekanan pentingnya integritas dan kedisiplinan sebagai nilai dasar. Setiap aparatur negara harus memegang teguh nilai ini supaya bisa menjalankan amanah jabatan serta mewujudkan birokrasi yang profesional, akuntbel, dan berkinerja tinggi.
Dia mengatakan, upacara pengambilan sumpah itu bukan hanya seremonial. Ini adalah janji suci kepada Tuhan Yang Maha Esa dan negara, yang berisi tanggung jawa moral dalam tugas sehari-hari.
“Sebagi pejabat baru yang dilantik, saya mau titip beberapa pesan penting untuk jadi panduan saudara,” jelas Yuliot.
“Pertama, tanamkan core value berahlak sebagai dasar kita bekerja. Berikanlah pelayanan publik yg prima, ramah, dan jangan ada KKN.”
Kedua, jaga disiplin dan integritas, tingkatkan kapasitas diri, serta slalu adaptif dengan dinamika dunia yang cepat beruba.
Dia juga peringatkan pentingnya setia pada Panc-asila, UUD 1945, negara, dan pemerintah.
“Tegak luruss dengan pimpinan, dan selalu siap jalani kebijakan yang sudah ditetapkan.”
Lalu, Yuliot tegaskan lagi soal peran strategis Kementerian ESDM dalam mewjudkan Astacita, terkhususnya butir nomor 2 sama 5. Yaitu, memantapkan sistem pertahanan negara dan memajukan kemandirian bangsa lewat swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, hijau, dan biru.
“Sekaligus melanjutkan hilirisasi serta industrialisasi biar nilai tambah didalam
“” negeri meningkat,” pungkasYuliot. (Ant).