Satu Inovasi Perubahan Iklim: Pandanglah Ke Atas

Kundig adalah salah satu dari banyak arsitek yang merancang rumah untuk tahan terhadap peristiwa cuaca ekstrem—serta kebakaran hutan—yang menjadi semakin parah selama periode perubahan iklim ini. Dan dia juga membuktikan bahwa rumah tangguh tdk harus terlihat seperti bunker. Kundig, yang ikut mendirikan Olson Kundig Architects pada 1986, mengatakan, “Orang-orang datang kepada kami untuk rumah yang perawatannya rendah, tetapi mereka berharap rumah itu bertahan selama beberapa generasi.” Ternyata, tambahnya, “Rumah yang sama cenderung tahan terhadap kekuatan alam yang lebih besar.”

Kisah ini adalah bagian dari Masa Depan Rumah, sebuah kolaborasi antara editor WIRED dan Architectural Digest yang membantu Anda memahami seperti apa “rumah” di masa depan dan seterusnya.

Karena alasan itu, Kundig bilang, “hampir semua” rumahnya dianggap tangguh. Rumah-rumah tersebut berada di lokasi dramatis (dan menantang) di Eropa, Asia, Afrika, serta Amerika Utara dan Selatan. Dia belum pernah membangun di Antartika. “Bicara soal ketangguhan,” ucapnya, “itu pasti tempat yang memperlihatkan cuaca biadap.” Namun bagaimana dengan bulan atau Mars? Hal itu tidak terlalu menarik perhatiannya: “Saya rasa kita punya cukup tantangan di Bumi ini,” kata Kundig.

MEMBACA  Satu Tahun Kepemimpinan Prabowo Dipuji, Program Strategis Dinilai Terukur

Tinggalkan komentar