Banyak investor udah ninggalin Microsoft (NASDAQ: MSFT). Sahamnya turun hampir 20% tahun ini, beda sama saham teknologi lain yang lagi naik. ETF State Street Technology Select Sector SPDR aja udah naik 28% tahun ini, itu nunjukkin betapa Microsoft udah jatuh di mata investor.
Tapi, mungkin masih kepagian buat ngerem Microsoft, apalagi fundamentalnya masih kuat.
Bisa AI bikin orang pertama di dunia jadi triliuner? Tim kami baru aja ngeluarin laporan tentang satu perusahaan kecil tapi penting, dinamain "Monopoli yang Tak Tergantikan" yang punya teknologi penting buat Nvidia dan Intel. Lanjut »
Microsoft masih dapet pangsa pasar berkat AI
Mungkin beberapa investor pertumbuhan udah nyerah sama Microsoft karena pendapatannya ga naik dua kali lipat tiap tahun kayak saham AI lainnya. Tapi, Microsoft tetap naik dibanding pesaingnya karena AI, dan ini udah bikin pertumbuhan keuangan yang stabil.
Pendapatan naik 18% di kuartal ketiga fiskal 2026 Microsoft. CEO Satya Nadella bilang bisnis AI mereka udah mencapai pendapatan tahunan $37 milyar, naik 123% dari tahun lalu. Microsoft Cloud sekali lagi jadi pendorong utama, naik 29% dari tahun lalu.
Microsoft juga duluan dalam AI agentik, dengan Copilot dan AI agent yang terintegrasi di banyak produk mereka. Investasi AI Microsoft udah langsung ningkatin pendapatan dan laba sama sekali. Laba bersih mereka naik 23% dari tahun lalu, nunjukkin mereka bisa ngeluar margin sambil naikin pangsa pasar.
Valuasinya murah banget
Nilai saham mempengaruhi apakh ini bagus. Angka pertumbuhan Microsoft ga bakal impresif kalo sahamnya punya rasio P/E 100. Itu valuasi lebih tinggi dari perusahaan dengan pertumbuhan pesat. Tapi, Microsoft diperdagangkan dengan rasio P/E 23,3 doang. P/E mereka di angka pertengahan 30an hampir sepanjang 2025.
Investor teknologi udah dimanja sama pertumbuhan pendapatan superbiasa. Itu bikin angka pertumbuhan Microsoft keliatan biasa aja, tapi inilah kondisi tepat buat nenemu peluang bernilai dalam.
Grandview Research perkirakan cloud computing bakal tumbuh di CAGR 16% sampai 2033. Microsoft ngelampui itu, dan ukuran ini bakal makin gede nilainya buat bisnis Microsoft. Kedepannya, beberapa bisnis yang lemah ga bakal banyak pengaruh buruk Microsoft.
Banyak saham "Magnificent Seven" punya rasio P/E lebih rendah dari beberapa taun lalu. Microsoft adalah saham paling murah kedua, kalah cuma dari Meta Platforms (P/E ratio 20,6)
Nilai kadang ga langsung dikenal, dan itu kasih investor Microsoft kesempatan buat beli murah sebelom naik lagi.
Ketinggalan Nvidia tahun 2009? Isyarat Langka Ini Muncul Lagi
Tahun 2009, isyarat "Double Down" muncul buat sebuah perusahaan chip kecil bernama Nvidia. Kalo lo invest $5.000 waktu itu, lo sekarang duduk di atas $2.758.545.
Sekarang, penama kalinya dalam tiga tahun, nih isyarat "Total Conviction" yang sama muncul buat sebuah perusahaan seperatusukulin katilnya dari Nvidia. Ini pemain sentral di perlombaan antariksa $1,8 triliun, dengan saham yang baru turun seting, pintu masuk super semangat.
Lanjut »
pengembalian Stock Advisor per 9 Juni 2026
Oke, itu dia.