Ratusan Lulusan Stanford Berdiri Walk Out Saat CEO Google Berpidato sebagai Bentuk Protes

Beberapa pembicara besar teknologi, kayak CEO yang kasih pidato wisuda, mulai sadar kalo ngomong soal AI itu gak populer di kalangan anak muda. Jadi mereka pelan-pelan rubah cara penyampaiannya. Tapi ternyata, bukan cuma AI yang bikin tegang antara pembicara dan para lulusan di musim wisuda ini.

CEO Google, Sundar Pichai, jadi yang terakhir dapat sambutan dingin dari mahasiswa tahun ini. Beberapa mahasiswa Stanford angkatan 2026 keluar dari acara wisuda hari Minggu pas Pichai naik panggung, padahal dia punya gelar master dari kampus itu.

Aksi jalan keluar itu diorganisir oleh grup aktivis Students for Justice in Palestine cabang Stanford. Mereka nuduh Google kerja sama dengan pemerintah Israeil dan perusahaan kayak Palantir. Di Instagram, mereka bilang Google bantu proyek kontroversial dan teknologi buat militer.

Para aktivis udah lama kritik Google soal Project Nimbus, kontrak $1.2 miliar dengan Israel tahun 2021. Proyek ini kasi akses ke teknologi canggih kayak AI sama cloud, yang bikin banyak org protes.

Sebenarnya, bos-bos Google emang sering jadi sasaran demo dari karyawan sendiri. Tapi pas dikonfirmasi, juru bicara Google cuma sebutin pidato Pichai minta belajar optimis dan jangan terlalu seperti serius soal AI.

Lebih dari 200 mahasiswa ikut keluar ruangan, kata beberapa laporan. Mereka gak bisa dibeli lagi pake jargon AI atau cuan, bunyi pernyataannya.

Wisuda tahun ini justru bikin ketegangan makin kerasa, banyak lulusan yg critis soal bagaimana AI dibawa-bawa oleh para bos besar.

Pichai sendiri memang nyiasati omongan: dalam pidato, ia samo sekali gak nyebut “AI”, biar nge-lawak soal nas… Nas men… mereka bilang “eh tau kok apa yang dibil…”. He percaya teknologi bantu kemajuan, tetapi sekarang pasti rewel reaksi yg milenial mts melihat.

MEMBACA  Video Hasil AI yang Salah Dibagikan sebagai Dampak Serangan Iran ke Israel

Git? Intinya teknologi jelas udh jadi ladang demostrasi, tapi bos besar kayak Google hrs hati-hath memlu espektasinya.

Tinggalkan komentar