Para demonstran bentrok dengan aparat kepolisian saat aksi protes menentang KTT G7 yang akan datang di Jenewa. Gas air mata dan meriam air dikerahkan untuk membubarkan massa yang membeludak setelah para pengunjuk rasa memecahkan kaca jendela dan membakar sebuah mobil.
“Yang perlu dipahami esensinya, pesan fundamentalnya tentang berbagai negara yang menindas kita melalui kekuasaan dan pengaruh ekonomi,” ujar seorang demonstran yang kecewa menyaksikan aksi berujung ricuh. Puncak pertemuan para pemuka negara G7 akan berlangsung pada 15 Juni di Évian-les-Bains, mempertemukan pemimpin Britania Raya, Perancis, Kanada, Zerman, Italia, Jepang, Amerika Serikat, dan Uni Eropa.