Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak bilang bahwa sistem yang transparan adalah kunci untuk memberantas kartel haji. Soalnya, kartel itu bisa bikin buruk penyelenggaran haji di Indonesia.
“Saya beberapa kali sebut adanya praktik kartel haji. Mungkin ada orang yang mikir istilah itu terlalu keras,” kata Dahnil dikutip, Minggu (14/6/2026).
Dahnil pakai istilah kartel haji karena di sekitar ekosistem haji ada praktik-praktik yang bikin jemaah bukan lagi jadi subjek pelayanan, tapi malah jadi objek ekonomi. Bahkan, di beberapa kasus, praktik ini udah kayak komoditas.
Istila kartel haji ini ngambarain kenyataan bawah selama ini ada kelompok-kelompok yang menikmati untung dari tata kelola yang gak jelas, dari informasi yang tertutup, dan dari kegantungan jemaah yang terus dipiara.