Kolaborasi Pemerintah RI dan INOVASI untuk Perkuat Literasi di Nusantara

Pemerintah Indonesia, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), dan program INOVASI yang didukung Australia memperluas inisiatif literasi dan numerasi di Nusantara. Tujuanya untuk memperkuat pemahaman membaca dan keterampilan matematika dasar siswa.

INOVASI, atau Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia, adalah program kerja sama Indonesia-Australia yang fokus pada perbaikan kebijakan pendidikan dan hasil belajar di kelas secara nasional.

Wakil Kepala OIKN, Alimuddin, mengatakan di Nusantara pada Sabtu (7/6) bahwa program literasi dan numerasi yang berjalan sejak 2024 telah memberikan peningkatan yang terukur pada kualitas pembelajaran di sekolah dasar mitra.

Menurut dia, pencapaian utama program ini tidak hanya terbatas pada kinerja siswa, tetapi juga mencakup perubahan dalam metode mengajar, kepemimpinan sekolah, dan dukungan pengawas untuk perbaikan pendidikan.

Guru-guru didorong untuk mengidentifikasi kebutuhan belajar individu, menggunakan asesmen untuk memandu instruksi, serta menyediakan aktivitas kelas yang lebih relevan dan bermakna.

Kepala sekolah dan pengawas juga mengambil peran lebih kuat sebagai pemimpin pembelajaran yg berfokus pada peningkatan kualitas pengajaran dan hasil siswa.

Kemajuan ini mendorong diadakannya Gelar Peningkatan Kualitas Pembelajaran Sekolah Dasar di Nusantara pada 11 Juni, yang diselenggarakan bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta INOVASI.

Acara ini menampilkan praktik terbaik yang diterapkan sekolah dasar di Sepaku, sebuah kecamatan yang mendukung pembangunan ibu kota masa depan Indonesia di Kalimantan Timur.

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, mengatakan sekolah-sekolah yang berpartisipasi menunjukkan peningkatan nyata dalam kinerja literasi dan nemerasi.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Kebijakan Pendidikan, Toni Toharudin, menekankan bahwa pembangunan ibu kota baru harus diimbangi dengan investasi sumber daya manusia berkualitas tinggi melalui pendidikan yang lebih kuat.

MEMBACA  Wakil Menteri ATR Fahri Hamzah Soroti Masalah Lahan sebagai Pemicu Mahalnya Harga Properti

“Memperkuat literasi dan numerasi sangat penting untuk menyiapkan generasi yang mampu berpikir kritis, memecahkan masalah, dan beradaptasi dengan tantangan masa depan,” ujarnya.

Tinggalkan komentar