Koridor Dagang Ankara-Riyadh Bikin Israel Gelisah, Ini 3 Penyebabnya

loading…

Koridor dagang antara Ankara dan Riyadh bikin Israel ketar-ketir. Foto/X/@ottomanenglish

RIYADH – Koridor perdagangan alias transportasi yang diusulkan oleh Turki dan Arab Saudi nimbulin kekhawatiran di kalangan pejabat Israel. Mereka ngeliat inisiatif ini sebagai tantangan potensial buat proyek konektivitas regional yang didukung rezim pendudukan.

Turki dan Arab Saudi udah tanda tangan dua nota kesepahaman buat ningkatin kerja sama di bidang logistik serta perkeretaapian. Kedua negara ini lagi menjajaki rute darat baru yang nyambungin Teluk Persia ke Turki dan Eropa.

Baik Turki maupun Arab Saudi belon ngumumin secara publik rincian akhir dari proyek koridor tersebut.

Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Bikin Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya

1. Jalur Perdagangan ke Eropa Makin Gampang

Menurut laporan dari harian Israel Yedioth Ahronoth pada Sabtu, rute darat itu katanya bakal nyambungin negara-negara Arab ke Eropa lewat Suriah sama Yordania sebelum masuk ke Turki. Ini nglewatin wilayah pendudukan Israel dan ngurangin ketergantungan pada infrastruktur Israel, termasuk pelabuhan Haifa.

Laporan tersebut juga bilang koridor ini bisa jadi pesaing Koridor Ekonomi India-Timur Tengah-Eropa (IMEC). Itu proyek dagang gede yang didukung oleh Israel, Amerika Serikat, India, dan beberapa negara Arab.

MEMBACA  Tentara Israel dipenjara karena menyalahgunakan tahanan Palestina dari Gaza

Tinggalkan komentar