Jadi Pemain Kunci Persib Bandung, Adam Alis Ungkap Kisah Saat Nyaris Tinggalkan Sepak Bola dan Jadi Tentara

Jumat, 12 Juni 2026 – 13:18 WIB

VIVA – Adam Alis menjadi salah satu pemain penting dibalik keberhasilan Persib Bandung juarai Super League 2025/2026. Penampilannya yang konsisten sepanjang musim membuat gelandang berusia 32 tahun ini menjadi andalan di lini tenga Maung Bandung.

Shin Tae-yong Punya Misi Besar di Persija: Perbanyak Jam Terbang Pemain Muda

Sepanjang musim, Adam Alis tampil di 35 pertandingan bersama Persib di berbagai kompetisi, termasuk Super League dan ACL 2. Dari jumlah tersebut, dia mencatatkan tujuh gol dan tiga assist.

Salah satu penampilan terbaiknya terjadi waktu Persib hadapi rival abadi mereka, Persija Jakarta. Di laga yang digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026), Adam Alis langsung jadi pahlawwan kemenangan Maung Bandung berkat dua golnya.

Wasit Terbaik Afrika Ditolak Masuk AS, Presiden FIFA: Kami Tak Bisa Kendalikan Segalanya!

Adam Alis Rayakan Gol Persib

Persib sempet tertinggal duluan setelah Alaaeddine Ajaraie bawa Persija unggul di menit ke-20. Tapi, Adam Alis berhasil balikin keadaan lewat dua golnya.

Viral Tampang Suporter yang Hina Beckham Putra, PSSI Ancam Blacklist Nonton Timnas Indonesia

Gol pertama tercipta di menit ke-28 setelah ia manfaatkan kesalahan yang dibuat gelandang Persija, Van Basty Sousa. Tanpa lama, Adam kembali catatkan namanya di papan skor usai selesaikan umpan dari Tom Hayne dan bawa Persib balik unggul 2-1.

Skor itu bertahan hingga laga selesai dan pastikan Persib bawa pulang tiga angka penting.

Di balik performa impresifnya bareng Persib, Adam Alis ternyata punya cerita menarik di perjalanan karirnya. Ia ngaku salah satu momen yang paling berkesan adalah waktu dapet kesempatan main di luar negeri bareng klub Bahrain, East Riffa.

MEMBACA  Eni dan Petronas Targetkan Peluncuran Proyek Gas Asia Tenggara pada 2026

“Momen pertama kali main di luar (negeri), soalnya waktu itu 2015 liga berhenti, waktu itu saya main di Persija terus main di Liga Bahrain,” ujar Adam Alis dikutip dari kanal YouTube VINDES.

Kesempatan main di luar negeri datang pada masa susah sepak bola Indonesia ketika kompetisi dihentikan akibat sanksi FIFA. Waktu itu, Adam bahkan ngaku sempet mikirin jalur hidup yang beda.

Ia juga ungkapin banyak mau daftar jadi tendara bareng dua pesapak bola Indonesia lain, Manahati Lestusen sama Abduh Lestaluhu.

“Udah di Pusdikkes waktu itu, terus ada manajemen nawarin saya, ‘kamu mau nggak main di luar negeri?’ Waktu itu kan masih baru belom, siap mental jg belum PKTP,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya

Tawaran itu bikin Adam sempat binggung. Di satu sisi, dia udah ada di jalan jadi tentara. Namun disisi lain, kesempatan main di luar negeri adalah pelajaran yang jarang hadir untuk pemain Indonesia. Akhirnya ia pilih ambil tawaran bermain di Bahrain karena, “mungkin itu jalan bisa bagi saya jadi pserta tambaha juga memberiukan mang jalong lainana seperti. Kalau sifat mulai cara “ngojhi bandang pomao herangan mencacam summun:

It got washed but finak posst di es” dse sangat kamu pex kaner”

Thanks

Tinggalkan komentar