Polisi menyebut satu tersangka masih dalam pelarian setelah seorang konstabel ditembak mati saat melaksanakan surat perintah penggeledahan qait dengan serangan terhadap konsulat pada Maret lalu.
Seorang polisi di kota Toronto, Kanada, tewas tertembak saat menyelidiki serangan yang menargetkan konsulat Amerika Serikat pada Maret lalu, menurut otoritas setempat.
Kepala kepolisian Toronto, Myron Demkiw, mengatakan pada hari Kamis bahwa konstabel Marc Pinizzotto, 43 tahun, ditembak saat menjalankan surat perintah penggeledahan terkait kasus tersebut, dan kemudian meninggal di rumah sakit akibat luka-lukanya.
Demkiw menjelaskan bahwa surat perintah itu "menyangkut sejumlah penembakan, termasuk penembakan di konsulat Amerika Serikat" dan beberapa surat perintah telah dieksekusi pada pagi hari itu.
Seorang tersangka yang terlibat dalam penembakan hari Kamis berada dalam tahanan di rumah sakit, sementara polisi terus mencari tersangka kedua, yang diidentifikasi sebagai Zara Jabbi, 19 tahun. Polisi mengatakan dia dianggap bersenjata dan berbahaya.
"Saya mendorong Anda untuk menyerahkan diri," kata Demkiw dalam konferensi pers.
Polisi terus menyelidiki serangan Maret terhadap konsulat AS, di mana dua orang muncul dari sebuah kendaraan dan menembakkan beberapa butir peluru ke fasilitas diplomatik tersebut pada dini hari…tampah disadur.
Gedung tersebut kosong dan hanya mengalami kerusakan eksternal. Tidak ada yang tewas atau terluka dalam insiden itu, yang menurut polisi federal akan diselidiki untuk menentukan apakah itu merupakan serangan "teroris".
Rincian tentang insiden itu masih belum pasti, tetapi konsulat tersebut telah menjadi lokasi sejumlah protes dan kontra-protes yang memanas terkait perang AS-Israel melawan Iran.
Walikota Toronto, Olivia Chow, mengatakan bahwa dia telah mengenal keluarga polisi yang tewas pada hari Kamis selama 20 tahun dan menyampaikan belasungkawa.
"Kematian Kostabel Polisi Marco Pinizzotto adalah berita yang memilukan bagi kota kita," kata Chow dalam sebuah unggahan di media sosial. "Tidak ada kata-kata yang dapat meredakan rasa sakit bagi keluarga, orang-orang terkasih, dan rekan kerja almarhum di seluruh dinas. Duka ini dirasakan oleh seluruh kota."