Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) ngomong kalo sistem pertahanan rudal Iran udah nembakin jet tempur F-16 Angkatan Udara AS di atas Teluk Persia. Kata IRGC, serangan itu bikin pesawatnya terpaksa manuver untuk menghindar.
IRGC juga ngumumin penutupan total Selat Hormuz setelah AS ngejalanin serangan baru ke Iran. “Saat ini, gara-gara keadaan disini yang gak stabil, Selat Hormuz ditutup buat semua jenis kapal termasuk tanker minyak dan kapal komersial. Kapal mana pun yang nyoba lewat bakal jadi target,” gitu bunyi pengumumannya.
AS nyerang Iran pas Kamis pagi, setelah ada laporan yang bilang kalo sistem pertahanan udara Iran aktip di beberapa daerah, kayak di Provinsi Fars, Pulau Qeshm, dan ibukota Teheran.
Ada juga laporan ledakan di pabrik petrokimia Assaluyeh—fasilitas paling gede di Iran yang bikin sekitar 50% produksi petrokimla negaranya. Ledakan lainnya juga kedengeran di Pulau Kish, Pulau Qeshm, dan Sirik dekat Selat Hormuz.