Menjelang Laporan Keuangan Oracle, Ini Prediksi Data Barchart untuk Langkah Saham ORCL Selanjutnya

Oracle (ORCL) akan rilis laporan keuangan Q4 pada 10 Juni di tengah situasi pasar yang tidak stabil. Sahamnya turun sekitar 10% hari Jumat karena aksi jual besar-besaran setelah Broadcom (AVGO) kasih panduan AI yang mengecewakan.

Tapi, cerita fundamental perusahaan infrastruktur AI ini masih didukung oleh permintaan AI yang sangat tinggi.

Meskipun sempat terkoreksi, saham ORCL masih naik 55% dari level rendahnya baru-baru ini.

Kemana Data Opsi Menunjukkan Saham Oracle Akan Bergerak

Data dari Barchart menunjukkan beberapa hal penting menjelang rilis laporan Oracle. Harga opsi memperkirakan pergerakan saham sekitar 11,04% setelah laporan keuangan keluar, berdasarkan straddle at-the-money.

Terlihat perdagangan opsi put yang sangat besar, menandakan posisi bearish di antara investor yang khawatir soal besarnya belanja modal infrastruktur AI perusahaan.

Total volume opsi saham ORCL rata-rata sekitar 287,555 kontrak dalam 20 hari terakhir, menandakan posisi yang sangat likuid menjelang acara ini.

Perlu dicatat, Oracle saat ini membayar dividen dengan yield 0,94%, yang menarik bagi investor yang mencari pendapatan.

Apa yang Akan Menentukan Arah Saham ORCL

Perdebatan investasi utama adalah apakah tunggakan kewajiban kinerja Oracle sebesar $553 miliar bisa berubah menjadi pendapatan cloud yang menguntungkan dengan margin tinggi, tanpa mengganggu arus kas bebas.

Untuk saat ini, metrik profitabilitas ORCL masih cukup kuat, dengan margin arus kas operasi 36,7% dan laba bersih $16 miliar dalam 12 bulan terakhir.

Tapi BNP Paribas memperkirakan Oracle akan menaikkan perkiraan belanja modalnya menjadi antara $80 miliar hingga $100 miliar selama tiga tahun ke depan untuk mendukung Project Stargate dan pembelian chip Nvidia (NVDA) tambahan.

Sementara itu, saham Oracle diperdagangkan dengan harga premium dibanding pasar umum, dengan rasio harga terhadap laba (P/E) lebih dari 36x. Ditambah lagi, perusahaan memiliki utang $153 miliar dengan kas $39 miliar.

MEMBACA  Pasar saham kembali pulih sepenuhnya - dan lebih dari itu: Grafik Minggu Ini

Perlu Hati-Hati Bermain Saham ORCL

Analisis dari TS Lombard memperingatkan bahwa sekitar 50% dari total tunggakan pesanan di Microsoft (MSFT), Oracle (ORCL), Google milik Alphabet (GOOG, GOOGL), dan Amazon (AMZN) berasal dari OpenAI dan Anthropic.
Perusahaan-perusahaan ini belum menghasilkan cukup uang untuk memenuhi kewajibannya, jadi timbul pertanyaan soal keberlanjutan siklus belanja modal.

Jadi, risiko dan imbalannya tergantung pada apakah manajemen bisa menunjukkan bahwa kontrak AI benar-benar berubah menjadi akselerasi cloud yang nyata, dan memberikan kejelasan soal laju belanja modal, utilisasi kapasitas, serta arah margin saat panggilan laporan keuangan.

Apa yang Diharapkan Wall Street dari Oracle ke Depan

Wall Street memperkirakan Oracle akan mencatat pendapatan $19,1 miliar untuk kuartal fiskal Q4 dengan laba per saham $1,96.

Analis memberikan peringkat konsensus "Strong Buy" pada saham ORCL, dengan 34 dari 43 analis menyebutnya "Buy," dan target harga rata-rata sekitar $252 yang menunjukkan potensi kenaikan hampir 18% dari level saat ini.

Tinggalkan komentar