Perubahan Aturan Hipotek FCA Inggris untuk Perluas Akses

Otoritas Jasa Keuangan di Inggris (FCA) ngusulin perubahan aturan KPR yang bakal bikin lebih gampang buat pembeli pertama, pemohon usia lanjut, sama pekerja lepas buat dapet pinjaman.

Langkah-langkah ini didesain biar pemberi pinjaman bisa lebih leluasa ngeliat situasi pribadi pas ngevaluasi aplikasi, tapi tetap jaga perlindungan buat konsumen.

Di antara perubahan yang direncanakan, ada cara buat ngurangin hambatan bagi pemberi pinjaman yang nawarin opsi pembayaran cocok buat orang dengan pendapatan nggak tetap, termasuk pekerja lepas, dan juga yang punya pemasukan dalam mata uang asing.

FCA mau pemberi pinjaman ngehit kemampuan bayar berdasarkan posisi keuangan pemohon yang lengkap dan terbaru, bukan nolak langsung gara-gara masalah kredit kecil atau masalah lama.

Usulan lain adalah ngerevisi panduan kemampuan bayar buat KPR pensiun yang hanya bayar bunga, biar makin gampang bagi pemilik rumah usia lanjut buat ngambil nilai dari properti mereka.

Regulator ini juga pengen ngubah aturan soal pinjaman hanya bunga dan pinjaman sebagian hanya bunga, ngasih kewenagan lebih buat pemberi pinjaman meski tetap ngarep sebagian besar peminjam punya strategi pembayaranyang jelas, kecuali jumlah pinjamannya kecil.

Usulan-usulan ini bagian dari program FCA yang lebih luasuntuk keuangan konsumen dan pertumbuhan ekonomi. Di bulan Desember 2025, mereka nerbitin rencana reformasi pasar KPR untuk lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen saat ini.

FCA bilang standar di sektor KPR udah diperkuat dari waktu ke waktu, termasuk lewat Kewajiban Konsumen. Mereka bilang usulan terbaru ini bakal ngebangun kerangka itu dengan mindahin imbangan risiko buat memperluas akses KPR sambil tetap jaga perlindungan yang cocok dan bantu konsumen ngerti pilnai mereka.

Konsultasi publik terbuka sampe 28 Juli 2026.

MEMBACA  Potongan Rp 600 Ribu untuk Pembuat Kopi Belanda Buatan Tangan yang Didukung Garansi Seumur Hidup

Direktur Eksekutif Pembayaran dan Keuangan Digital FCA, David Geale bilang: “Kita sekarang hidup lebih lama dan cara kerja banyak orang udah beda. Aturan KPR kita harus ngikutin perubahan ini biar mereka yang mampu bayar bisa minjam. Perlindungan yang lebih kuat berarti kita sekarang bisa nyediain akses pinjaman KPRyang lebih luas buat mereka yang mungkin selama ini kurang dilayani.”

Tinggalkan komentar