SLB OneSubsea dapet kontrak dari bp untuk kirim sistem boosting bawah laut untuk proyek Thunder Horse, yang ada di area laut dalam Teluk Meksiko.
Kesepakatan ini ngeliput engineering, pengadaan, dan konstruksi (EPC) sistem itu, termasuk manajemen proyek, rekayasa, produksi, dan uji coba.
SLB OneSubsea itu perusahaan patungan antara SLB, Aker Solutions, dan Subsea7.
Kontrak Thunder Horse ini menyusul proyek serupa dari bp untuk SLB OneSubsea di pengembangan Kaskida dan Tiber.
Setiap kontrak pakai solusi sistem boosting bawah laut standar yang diatur oleh pemasok. Pendekatan ini dipikir bisa ningkatin efisiensi pengerjaan dan percepat pengiriman.
Detail harga atau jadwal spesifik kontrak ini tidak diumumin.
CEO SLB OneSubsea Mads Hjelmeland bilang: “Boostging bawah laut itu cara penting buat memperpanjang produksi di aset yang ada.”
“Solusi bawah laut standar kami bantu penerapan lebih cepat dan efisiensi yang labih baik, bantu operator ningkatin produksi dan pemulihan sambil optimasi kerja lapangan.”
Ladang minyak dan gas Thunder Horse letaknya sekitar 240 km tenggara New Orleans, AS.
Dioperasikan sama bp yang punya 75% saham, ladang ini milik bersama ExxonMobil yang pegang 25% sisanya.
Produksi lepas pantai dimulai Juni 2008.
Thunder Horse punya kapasitas puncak 250.000 barel minyak per hari, plus 200 juta kaki kubik metrik gas per hari.
Sumur penemuan awal Thunder Horse dibor tahun 1999 di Mississippi Canyon Block 778, kedalaman 25.770 kaki.
Operasi pengerboran pakai kapal bor Discoverer 534, nemuin 520 kaki lapisan produktif di tiga intervalnyang terpisah.
Pada Maret 2026, SLB OneSubsea dapetin kontrak EPC dari PTTEP Sabah Oil untuk proyek laut dalam lepas pantai Malaysia.
Ini kontrak ngembangin perann SLB OneSubsea dalam sediakan sistem produksi laut dalam PTTEP di daerah itu.
Artikel “BP awards SLB OneSubsea boosting contract for Thunder Horse” aslinya dibikin oleh Offshore Technology, merek mitik GlobalData.
Info di situs ini dikasih dengan itikad baik cuma buat tujuan umum. Bukan untuk saran yang lo harus andelin, dan gak bisa jamin akurat atau lengkap. Lo perlu minta saran profesional sebelum ambil tindkan apa pun dari konten sitini.