Cegah Korupsi BGN Terulang, Begitu Saran Saut Situmorang untuk Nanik Deyang

Kepala BGN Nanik S Deyang. Foto/Dok SindoNews

JAKARTA – Aktivis antikorupsi Saut Situmorang ngasih saran ke Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang biar kasus korupsi di BGN gak terulang lagi. Menurut dia, perlu ada prioritas buat penerima manfaat kalau program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini tetep jalan.

"Pimpinan baru coba yakinkan Presiden, ‘Pak, kita prioritas aja deh, Pak’. Banyak sekolah-sekolah itu, masa sih anaknya Pak Mahfud kita kasih makan (MBG) juga, cucunya," ujar Saut dikutip dari YouTube SindoNews, Minggu (7/6/2026).

Saut nambahin, dengan adanya skala prioritas penerima manfaat MBG, kita juga bisa nyelametin anggaran negara. Selain itu, kata Saut, perlu juga dilihat lagi SOP yang ada kayak perizinan, penentuan titik SPPG, kualitas dan higienitas makanannya.

Baca Juga: Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana

"Kalau nggak, nanti peristiwa itu bakal terulang lagi, soalnya ini kan yang baru diganti pimpinannya, orang-orangnya mafianya masih berseliweran di situ," kata Saut.

Menurut mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini, dia pernah ketemu seseorang yang ngaku ditawari titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), tapi diminta Rp1,5 miliar. "Jadi ini ternyata terbukti kan ada persoalan di situ. Makanya saya bilang, bisa nggak kita masuk secara global gimana MBG dilanjutkan, tetapi dengan sangat selektif biar anggaran negara bisa terselamatkan," jelasnya.

Diketahui, Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mendalami kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG di BGN tahun 2025-2026. Kejagung ngungkapin tiga tersangka diduga kuat kerja sama dalam menjalankan aksinya.

MEMBACA  India Tingkatkan Investasi Pembangkit Listrik Batu Bara untuk Antisipasi Lonjakan Kebutuhan Listrik

Tinggalkan komentar