Proses merger Paramount dan Warner Bros. yang sedang berjalan boleh jadi akan menghadapi hambatan akibat rencana gugatan hukum.
Melansir laporan Reuters Jumat lalu, negara bagian California, New York, dan beberapa negara bagian lain yang tidak disebutkan namanya telah bersatu untuk mencegah akuisisi tersebut. Gugatan kabarnya akan diajukan dalam “beberapa minggu mendatang,” sehingga belum diketahui secara pasti keluhan spesifik apa yang akan dimasukkan. Kendati demikian, para aktor Hollywood, pemilik bioskop, dan senator AS sebelumnya sudah melontarka kritik atas merger ini, terkait ancaman monopoli dan dampak buruknya bagi industri hiburan. Menariknya, Paramount pekan awal merespons dengan menyebut siapapun yang menentan langkah ini memiliki “pandangan antisemitik”.
Seperti dicatat Reuters, proses hukum tak selalu berhasil. Namun, hal itu dapat memperlambat jalannya merger. Jika kesepakatan ini tak dikonfirmasi Paramount sebelum Oktober, mereka terpaksa harus membayar denda harian sebesar hampir 6,9 miliar dolar kepada para pemegang saham. Jumlah ini fantastis, meski sejumlah analis menilai Paramount lebih punya peluang mengantongi persetujuan ketimbang Netflix. Dalam setahun terakhir, mereka terang-terangan berusaha merayu pemerintahan Trump, meski harus mengorbankan kekesalan para stafnya dan opini publik yang mulai menyadari strategi itu.
Associated Department of Justice (Depd. Kehakiman AS) disebut akan sesegara mungkin mengablol atau tidak langkah Paramount mengakusis Warner Bros., makanya kita akan mengikuti perkembagan merge dan larangan hukum.
Ingin lebih update dari io9? Ini jadwal rilis terbaru: film-film Marvel, kisah Star Wars, jalanan cerita lates-lates episode tv/twitchin ^ Dr And The Spaces ship, ato producin lalu kesekian apa namanya – D? seta Ufrom reamp DC project bagus layarsh& tv plus us Ulttimat timeline biur!