Bacaan Singkat
Iklan digital Walmart naik 37% dan penjualan marketplace-nya melonjak hampir 50%, keduanya sekarang menyumbang seperempat dari laba perusahaan.
Program pembelian kembali saham Walmart senilai $30 miliar dan arus kas bebas $14,92 miliar ini mesin utama pertumbuhan, bukan dividen 0,80%.
Aksi sekarang: analis yang memperdiksi NVIDIA di tahun 2010 baru saja mengumumkan 10 saham AI teratas — dan Walmart tidak masuk.
Pilar Pertama: Ketahanan Tanpa Properti
Bisnis digital Walmart punya keunggulan tanpa biaya properti. Penjualan toko AS naik 4,1%, pangsa pasar barang umum terkuat dalam lima tahun, dan pengiriman dari toko naik 45%. Laba atas ekuitas mencapai 22,97%.
Pilar Kedua: Tumbuh Lewat Pembelian Kembali
Dividen cuma 0,80%, tidak besar. Mesin pertumbuhan sebenarnya adalah pembelian kembali saham. Walmart naikkan dividen tahunan jadi $0,99, setujui program beli saham $30 milyar, dan beli 85 juta lembar saham seharga $8,1 milyar. Arus kas bebas capai $14,92 milyar, naik 17,88%.
Aksi sekarang: analis yang panggil NVIDIA di 2010 baru kasih 10 saham AI — dan WMT **tidak** masuk sana.
Pilar Ketiga: Dibuat untuk Semua Siklus
Indeks Kepercayaan Konsumen AS sekarang 49,8, mendekati level resesi, tapi Walmart tetap untung. Beta 0,652 menunjukkan saham ini stabil pas pasar kacau. Dalam 10 tahun, return saham 489,97%.
Di Mana Akan Tertinggal
Pas pasar bull teknologi tinggi, toko kelontong dengan P/E 43 kali bisa dicap lambat. Arus kas bebas Q1 negatif $1,9 milyar karena belanja modal Rp 43 triliunn.